Rabu, November 10

TAHAPAN DALAM PRODUCT DAVELOPMENT

 

TAHAPAN DALAM PRODUCT DAVELOPMENT

Oleh Murdiono deli 41315120018 (@S03-MURDIONO)

 

PENDAHULUAN

Pada dasarnya, product development adalah salah satu hal terpenting yang harus diterapkan dan harus ada dalam suatu perusahaan yang dimiliki . Berdasarkan dari asal katanya, product memiliki arti kata produk dan development memiliki arti pengembangan, sehingga jika digabungkan maka memiliki arti pengembangan produk.

TAHAPAN PRODUCT DAVELOPMENT

            1. Penciptaan Ide

Menciptakan ide atas suatu produk baru adalah tahap pertama yang harus ada dalam pengembangan produk baru. Dalam proses penciptaan ide baru ini, pihak perusahaan harus mampu mengikuti berbagai upaya sistematika dalam menciptakan produk baru.Umumnya, akan ada banyak sekali ide produk dalam proses penciptaan ide ini. tapi, tentu saja semua ide tersebut harus bisa dilanjutkan ke dalam tahapan selanjutnya, sehingga akan ada banyak sekali ide baru yang terseleksi pasca melewati beragam syarat kelayakan dalam suatu ide produk.

            2. Penyaringan Ide

Tahapan lain yang harus dilakukan pasca mendapatkan ide baru adalah melakukan penyaringan terkait seluruh ide produk yang di dapatkan.Penyaringan ini dilakukan agar bisa mendapatkan ide produk yang benar-benar layak agar bisa diproses ke tahap selanjutnya, mengurangi biaya pembuatan produk, meminimalisir risiko gagal, serta untuk memilih ide produk yang dinilai sempurna dan bisa diproduksi oleh perusahaan saja.

            3. Pengembangan dan Pengujian Konsep

Setelah menemukan ide produk dan penyaringan ide, maka hal lain yang harus dilakukan adalah mengembangkan konsep dan menguji konsep produk baru.Dalam hal ini, konsep merupakan hasil dari upaya pengembangan atas berbagai ide yang sudah diseleksi, yang mana konsep produk tersebut harus bisa dinyatakan dalam bahasa sehari-hari, sehingga bisa lebih dimengerti oleh target market dalam suatu segmen tertentu.

  • Pengembangan Konsep

Dalam hal ini, pengembangan konsep dilakukan untuk mengembangkan ide yang sudah diseleksi menjadi suatu konsep produk agar bisa diproses lebih lanjut.Untuk itu, dalam product development harus dibuat beberapa alternatif lain yang bisa disesuaikan dengan keperluan pasar yang dinilai paling menarik.

  • Pengujian Konsep

Konsep baru yang sudah dikembangkan wajib diuji lebih lanjut dengan target konsumen yang dituju dalam skala kecil terlebih dahulu.Berbagai konsep ini bisa disajikan dalam beragam bentuk. Untuk beberapa jenis produk tertentu, bisa disajikan dalam suatu gambar ataupun deskripsi kata. Intinya, pesan penting yang ingin disampaikan oleh pihak perusahaan harus mampu diterima dengan mudah dan baik oleh target pelanggan.Setelah konsep tersebut bisa dijelaskan secara detail kepada target pelanggan, maka berilah mereka pertanyaan terkait ketertarikannya dan nilai pada produk dari masing-masing konsep yang sudah diciptakan.

            4. Pengembangan Strategi Pemasaran

Setelah sudah menemukan atau sudah memilih produk baru, maka tahap selanjutnya adalah menyusun dan juga mengembangkan strategi pemasaran yang tepat. Strategi pemasaran yang harus dikembangkan akan dimulai dari strategi awal, yakni meluncurkan produk baru ke pasar, sampai produk tersebut bisa diterima oleh pasar mulai menampilkan perkembangannya.

            5. Analisis Bisnis

Tahapan selanjutnya yang harus dilakukan jika sudah memutuskan konsep produk dan juga strategi pemasaran adalah melakukan evaluasi terkait daya tarik bisnis pada produk baru yang sudah ditetapkan sebelumnya.Dalam tahapan ini, nantinya diperlukan peninjauan ulang terkait proyeksi penjualan, biaya dan juga keuntungan penjualan dari produk baru tersebut, tujuannya adalah agar bisa mengetahui seluruh faktor tersebut mampu memenuhi tujuan utama perusahaan.Apabila nantinya hasil analisa bisnis ternyata menunjukan nilai yang positif atau sudah sesuai dengan tujuan utama perusahaan, maka produk bisa dipindahkan pada tahapan selanjutnya, yakni tahap pengembangan produk. Proyeksi penjualan tersebut bisa diperoleh dengan memantau riwayat produk lain dari perusahaan, akan lebih baik lagi jika produk tersebut masih dalam satu kategori tertentu.Selain itu, bisa juga dengan memantau produk yang sama di pasar, memantau perkembangannya, dan apa saja yang harus dilakukan dan dihindari demi mencapai hal tersebut.Selanjutnya, gabungkan dengan berbagai strategi pemasaran yang tepat, distribusi penjualan yang baik, serta promosi dan komunikasi yang ingin disampaikan.Dalam proyeksi penjualan ini, pihak perusahaan juga harus membuat angka penjualan minimal dan maksimal agar bisa melihat risiko yang mungkin nanti akan terjadi. Selain itu, hal ini juga akan berguna untuk melihat perkiraan biaya dan tingkat keuntungan yang bisa diraih dari penjualan produk tersebut.Berdasarkan hasil dari analisa tersebut, maka nantinya perusahaan akan melihat dari sisi finansial dan menilai seberapa menarik bisnis pada produk tersebut.

            6. Pengembangan Produk

Dalam tahapan ini, produk yang sedang dikembangkan tersebut umumnya belum produk yang sebenarnya, tapi hanya berupa suatu konsep produk dalam rangkaian kata, video animasi, gambar, atau suatu prototype produk.Bila sudah melewati tahap analisa bisnis, maka nantinya akan dilanjutkan dengan pengembangan pada produk yang sesungguhnya. Nantinya, konsumen sendirilah yang akan melakukan evaluasi terkait produk pra-rilis atau produk prototipe tersebut, karena pengalaman mereka akan sangat berguna dan bermanfaat dalam tahap pengembangan produk.

            7. Uji Pemasaran

Sebelum suatu produk benar-benar diluncurkan ke pasar yang diiringi dengan strategi pemasarannya, maka sebelumnya harus dilakukan uji pemasaran pada pasar yang sesungguhnya, namun dalam skala kecil saja.Dengan begitu, maka perusahaan dan pihak pemasar akan bisa mendapatkan gambaran dan juga pengalaman terkait pemasaran produk tersebut, sebelumnya nantinya benar-benar dijual dalam skala yang lebih luas, yang mana hal tersebut akan memerlukan biaya pemasaran yang sangat banyak.

            8. Komersialisasi

Tes pemasaran yang dihasilkan seharusnya sudah mampu memberikan gambaran terkait prospek pada produk baru tersebut.Berdasarkan hasil dari tes pemasaran tersebut, nantinya pihak manajemen perusahaan bisa memutuskan apakah produk baru tersebut bisa diluncurkan, ditunda, atau bahkan membatalkannya.

KESIMPULAN

Demikian tentang product development dan tahapan penting dalam product development. Jadi, bisa kita tarik kesimpulan bahwa adalah suatu upaya dalam mengembangkan dan juga merubah suatu produk yang diperlukan untuk bisa mengikuti perkembangan zaman dan perubahan tren di dalam masyarakat.

Berbagai tahapan yang diperlukan untuk melakukan product development  antara lain adalah mencari dan menciptakan ide produk yang baru, menyeleksinya, mengembangkan dan menguji konsep produk, menentukan strategi pemasaran, melakukan analisa bisnis, mengembangkan produk yang sebenarnya, menguji di pasar dalam cakupan yang kecil dan meluncurkannya ke pasar dalam cakupan yang lebih besar.

REFERENSI

https://glints.com/id/lowongan/product-development-adalah/#.YYtHdmBBzIU

https://accurate.id/bisnis-ukm/product-development/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.