Maret 10, 2022

MENGEMBANGKAN BISNIS BARANG BEKAS (THRIFT STORE) DENGAN OPTIMASI ONLINE MARKETPLACE DAN SEO

 

MENGEMBANGKAN BISNIS BARANG BEKAS (THRIFT STORE) DENGAN OPTIMASI ONLINE MARKETPLACE DAN SEO

Oleh : Prima Wijaya Kusuma (@U40-PRIMA)



Dalam satu dekade ini, thrifting atau aktivitas berbelanja produk-produk bekas sedang menjadi tren di kalangan anak muda. Ditinjau dari semakin merebaknya thrift shop di media sosial dan online , bisa dilihat bahwa antusiasme masyarakat terhadap cara belanja model thrifting semakin besar, dan menjadi ide bisnis untuk masyarakat dikarenakan untuk melakukan bisnis thrifting tidak perlu memproduksi produk namun hanya menyupply dan melakukan riset yang baik dalam penentuan produk dan pemasaran yang menarik.

I.ABSTRAK
Keadaan pandemi saat ini mengakibatkan daya beli masyarakat di komoditas retail sandang dan papan menurun , oleh sebab itu masyarakat mencari cara yang lebih murah dan efisien namun tetap layak. Dan saat ini mulai merabaklah jual beli barang bekas dengan media online dan metode lain, trend tersebut saat ini menjadi umum dikarenakan terbatasnya beraktivitas dan mencari barang langsung di pusat perbelanjaan dan juga faktor valuasi ekonomi masyarakat yang saat ini sedang turun. Trend ini dimanfaatkanlah oleh reseller dan pencari barang bekas untuk menjadi metode bisnis, Kebutuhan non esensial seperti keperluan elektronik,transportasi, pakaian dan entertainment menjadi komoditas ang favorit pada metode thrift ini, namun kita perlu riset dan mempunyai wawasan yang banyak mengenai valuasi suatu barang dan prospek kedepan, Namun untuk prospek dan profit pada model bisnis ini terbilang bagus dikarenakan tidak adanya produksi dan pengendalian mutu produk jadi konsumen hanyalah menilai barang tersebut dari kelayakan dan fungsionalnya.Dan barang barang bekas mempunyai harga yang lebih murah dari barang baru

II. PENDAHULUAN

Mengutip vocabulary.com, thrift adalah perilaku sangat berhati-hati terhadap berapa banyak uang yang dikeluarkan. Thrift secara kata memang berarti hemat. Menggunakan kembali kantong teh yang sama sebanyak tiga hingga empat kali agar tidak membuang-buang uang adalah contoh perilaku hemat.

Kata thrift pada awalnya mengacu pada "keberuntungan" dan telah diartikan sebagai tindakan ekonomis oleh masyarakat umum, mengutip vocabulary.com. Orang yang hemat, atau seseorang yang mempraktikkan penghematan, kemungkinan besar beruntung dalam arti orang tersebut memiliki tabungan.

Toko barang bekas atau thrift shop, menjual berbagai pakaian bekas, barang langka, furnitur, dan barang-barang rumah tangga lainnya dengan harga diskon. Perbedaan besar antara toko barang bekas dan toko eceran adalah barang-barang yang dijual di toko barang bekas bukanlah barang baru, tetapi bukan berarti barang tersebut tidak dalam kondisi baik.

Belanja barang bekas adalah cara memberi barang-barang itu kehidupan baru. Belanja barang bekas lebih tentang berburu daripada menemukan satu barang tertentu. Karena toko barang bekas penuh dengan barang-barang antik dan menyenangkan untuk melihat apa yang mungkin Anda temukan.

III.PEMBAHASAN

III.1.Pengertian dan Sistem bisnis Thrifting

Bisnis Online thrifting ini merupakan model bisnis tanpa memproduksi suatu barang namun menyupply barang dengan harga sesuai lalu dijual kembali dengan harga yang lebih tinggi dari pembelian awal barang, bisa di sebut atau metode Reselling, yang membedakan dengan metode konvensional reselling adalah produknya, produk dalam thrift ini bermacam macam dan berbagai merk, sehingga mempunyai variasi harga masing masing sesuai valuasi dari barang tersebut.

Dalam online Thrift shop metode pemasaran yang dilakukan ialah menjual dan pengiriman dilakukan secara online, namun untuk penyuplaian barang bisa dilakukan secara offline maupun online tergantung prospek dan kesediaan barang.

Untuk pengadaan barang, biasanya dilakukan kedalam tempat yang menyediakan barang barang yang menjual secara masiv, seperti toko loak, pasar antik dan tempat yang menyediakan barang yang layak namun mempunyai harga yang murah.

Untuk Metode penjualan, penjual harus membuat konsep toko dan pengemasan untuk produk, semakin bagus konsep toko dan tertlihat bagus maka public akan menilai suatu keseriusan dan kualitas dalam toko tersebut, oleh sebab itu perlunya marketing yang menarik dan pendistribusian yang mendalam.

III.2.System dan Mind Map Online Thrift Shop


a.Riset Pasar (Research)

Riset pasar dalam hal ini adalah melakukan brainstorming terhadap produk atau barang yang ingin dijual, biasanya pada thrift shop variasi dalam produk tersebut banyak dan beragam, namun mempunyai konsep yang sama, konsep yang sama berarti mode dan desain toko selaras dengan apa yang dijual. Diperlukan Wawasan yang luas dan pemahaman tentang merk dan produk untuk menjadikan ekosistem dan pengadaan barang menjadi optimal dan sesuai. Untuk Pengadaan barang Thrift store mendapatkan barang dari Toko barang bekas atau marketplace dan bisa dari orang terdekat yang ingin barangnya dijual.

b.Tentukan Konsep Toko dan Barang (Justify) 

Seperti poin A, Menentukan konsep dan riset itu adalah hal yang berlanjut, dikarenakan dalam brainstrorming diperlukan kreatifitas dan efektivitas, Konsep toko dan pengadaan barang menjadi hal yang kritis dikarenakan menjadi daya jual public atas toko, semakin toko baik dan terarah dalam konsepnya maka insight public akan tinggi dan banyaknya demand yang dating, Contohnya menentukan toko, toko yang bertema retro 90 an maka barang yang dijual harus masuk dengan toko seperti menjual pakaian yang sesuai dan lainnya, Jika barang dan konsep toko tidak sesuai makan akan tidak bagus secara estetika dan fungsional dari toko tersebut, maka yang harus diperhatikan ialah konsep dan model.

c. Stock dan pilah barang (Selecting and Supply) 

Dalam model bisnis ini, poin ini lah yang sangat penting dari poin yang lain, dikarenakan terhubung dengan penjualan dan inti dari bisnis ini, semakin baik produk yang didapat maka akan sesuai dengan pendapatan dan penjualannya, namun agar mendapat kestabilan harga maka penjual ahrus pandai menawar harga dari toko yang dituju.Thrift store ini menggunakan konsep mark up, yang dimana menjadi suatu hal yang  sangat penting, Penaikan harga harus sesuai dengan value dari suatu produk. Dan margin suatu toko akan ditentukan oleh harga beli dan harga jual nya. Pada thrift biasnya mencari barang dengan membeli BAL dari luar negeri yang biasnyal di ecer dalam perbagian, jadi ada minimal pembelian dalam hal tersebut, untuk hal tersebut harus selalu update mengenai pasar di forum jual beli sedunia, dikarenakan hal tersebut menggunakan proses impor, namun tidak selalu impor, di Indonesia banyak pasar pasar yang menyediakan penjualan Bal.

d.Pemasaran (Marketing Research)


Pemasaran juga salah satu poin yang penting dan terkoneksi antara lain, dikarenakan pemasaran ialah eksekusi dari rancangan poin sebelumnya dan, pemasaran mempunyai jangkauan dan model yang luas dan bisa dengan sarana yang tidak terbatas, oleh karena itu dalam toko thrifting harus mempunyai metode dalam pemasaran yang baik dan menjangkau masyarakat luas, dalam online shop ini menggunakan sarana online marketplace seperti Shopee,Tokopedia, dll. Untuk pengoptimasiannya bisa menggunakan FB Ads, Google ads, IG ads dan masih banyak lagi. Pemasaran bisa diartikan luas namun tujuan pemasaran ialah produk yang dijual dapat menjangkau masyarakat dan mendapatkan insight yang luas dan menaikkan penjualan produk. Untuk Poin ini tidak cukup hanya memasarkan namun harus menjaga ekosistem pasar dan interpretasinya.

Berikut strategi dalam Untuk Optimasi pemasaran :

1. Optimasi Keyword Research

Kita pun tidak bisa memungkiri bahwa sejatinya menaikan traffic nggak cukup hanya dengan menulis artikel yang asal-asalan. perlu mengetahui keyword yang sedang naik dan banyak dibahas oleh orang-orang atau website dengan traffic yang tinggi. Disinilah dapat terlihat bahwa keyword research sangat diperlukan. Anda dapat menggunakan tools seperti Ubbersuggest, Google Keyword Planner, dan Google Trends. 

2. Optimasi Konten SEO


SEO adalah kependekan dari “search engine optimization.” Teknik ini merupakan upaya mengoptimasi website agar mendapat ranking teratas di hasil pencarian Google. Dengan SEO, situs akan mudah orang temukan sehingga berpotensi menyedot lebih banyak traffic.

3. Marketplace Online

Marketplace sendiri adalah platform online di mana pemilik situs web mengizinkan penjual pihak ketiga untuk menjual di platform dan menagih pelanggan secara langsung, yaitu, berbagai penjual dapat memasarkan produk mereka ke pelanggan Contoh marketplace Ada banyak perusahaan marketplace di dunia. Beberapa perusahaan marketplace besar seperti Amazon, Rakuten, Alibaba, dan eBay. Beberapa perusahaan marketplace bahkan lebih spesifik seperti Etsy (kerajinan tangan), Runnics (pakaian dan alat olahraga lari), Shop Surf (perlengkapan selam). Di Indonesia, ada beberapa perusahaan marketplace antara lain Shopee, Tokopedia, BliBli, Belanjacom, JD.ID, Lazada, Bhineka, OLX, Elevania, dan Bukalapak.

e. Integrasi Sistem Penjualan. (Maintain) Poin ini ialah lanjutan dari pemasaran, setalah produk dipasarkan dan di optimalisasi jangkauannya, selanjutnya ialah menetapkan system penjualan, pengemasan dan pengemasan. Dikarenakan mode ini online jadi, untuk pengiriman bisa menggunakan kurir ekspedisi yang tersedia, seperti JNE, JNT, Gojek dll. Dan system ini harus konkrit dan tetap agar mudah dalam memaintain penjualan.

f. Update dan Improve Pasar (Updating trend and Supply)

Poin ini merupakan pengulangan dari system awal dan sebagai poin koreksi dari poin poin yang lain, Update berarti mengoreksi kesalahan dari system yang sebelumnya ebrjalan dan selalu memperbaharui riset pasar seiring jaman, dikarenakan trend di masyarakat cepat berganti, penjual harus cepat dan lihai mengikuti arus dan trend nya agar usaha terus berkembang dan jalan.

3. Produk yang Bisa dijual

a. Pakaian (Baju, Jaket, Sweater Sepatu dll)

Untuk komoditas ini menjadi komoditas favorit dalam bisnis thrift shop, dikarenakan komoditas ini mudah ditemukan dan ekosistem nya mudah untuk dipahami dan dijaga. Untuk komditas ini perlu diperhatikan nilai valuasi dan estetika, dikarenakan kebanyakan masyarakat melakukan thrift pakaian untuk mencari pakaianyang mempunyai value dan mempunyai nilai investasi yang tinggi, Contoh: Penjualan sneakers oleh Kick Avenue (Platform sepatu bekas terbesar di Indonesia), Platform tersebut bisa mempunyai untung bersih hingga milyaran rupiah, dikarenakan mempunyai ekosistem dan nilai barang yang tinggi.

b. Alat Elektronik

Alat elektronik juga salah satu komuditas yang banyak dicari orang, khususnya dibidang Gadget, Audio, Alat Praktisi. Kebanyakan orang mencari segi kolektibilitas dari sebuah barang contohnya dibidang Elektronik ialah Suatu radio amplifier yang keluaran tahun lama dan tidak di produksi lagi, Sebagian orang mencari barang tersebut untuk dijadikan alat investasi dan bernilai tinggi. Namun kualitas alat elektronik harus selalu di perhatikan dan dijaga agar tidak termakan waktu

c. Alat Musik

Alat Musik menjadi komoditas yang selalu ramai dari waktu ke waktu, sebelum adanya pasar online, alat musik juga bisa dijual dan di thrift melalui banyak media, seperti gitar produksi tahun lama, drum dan instrument lainnya yyang bernilai tinggi. Sama seperti alat elektronik Alat music juga perlu dijaga kualitasnya.

III.3. Kekurangan dan Keuntungan Thrift Shop

a. Keuntungan Thrift Shop

1. Jualan Produk Branded dengan Modal Kecil

Sebagai contoh, pakaian bekas yang biasa dijual dengan satuan bal, misalnya dijual seharga 700k sampai 1 jutaan per bal nya, kemudian bisa dijual kembali pakain per unit seharga 25k sampai 150k rupiah.

Misal satu karung pakaian bekas akan mendapat sekitar 50-100 pakaian acak. Jadi modal relatif lebih sedikit dengan untung yang lebih besar, apalagi kalau dapat barang yang branded dan punya nilai tinggi

2. Menjadi Bisnis Kekinian yang Banyak Digemari

Thrift shop saat ini menjadi hal yang baru dan sedang hype. Fenomena usaha ini terjadi beberapa tahun ke belakang, tapi sedang tren di masa kini. Bagi sobat ukmѕumut yang memang suka membeli barang-barang branded tapi tidak ada duit, maka membeli produk bekas adalah salah satu pilihan, karena yang namnya produk dari thrift shop ini bukan hanya sekedar kebutuhan primer tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup

3. Punya Omset Besar

Seperti yang sudah dijelaskan pada point pertama, jualan barang bekas branded punya omset yang besar setiap harinya. Apalagi kalau usaha thrift  sudah punya nama besar yang dikenal oleh kalangan anak muda. Intinya, kamu harus bisa menjual produk berkualitas, pelayanan yang memuaskan serta adanya layanan after sales yang membuat konsumen betah .

4. Mudah Dijual di Marketplace

Jumlah pengguna marketplace di Indonesia semakin banyak, Keberadaannya platform seperti ini sangat penting untuk membantu meningkatkan penjualan barang thrifting mu.

Selain berjualan melalui marketplace, bisa jualan lewat media sosial seperti grup jual beli facebook di daerah, aplikasi whatsapp bisnis, telegram dan sebagainya. Jadi tidak perlu kerepotan lagi dalam berdagang dan membuka lapak offline yang bisa menghabiskan biaya sewa bulanan yang tidak sedikit.

5. Mudah Menentukan Produk yang akan dijual

Kita bisa dengan mudah untuk menentukan produk apa yg akan dijual. Bisnis ini biasanya menjual produk seperti baju, celana, jaket, sepatu dan barang yang sering dipakai sehari hari. Beberapa orang bahkan menjual aksesoris seperti dompet, topi, dan gelang. Namun harus fokus pada satu barang terlebih dahulu, karena supaya konsumen bisa tahu ciri khas dan brand bisnis seperti apa

6. Mudah Menentukan Target Market

Selanjutnya, pastikan target market penjualan thrift shop tersebut secara lebih spesifik. Hal ini agar nantinya penjualan barang dapat lebih lancar karena sesuai dengan sasarannya.

b.Kekurangan Thrift Shop

1. Sulit mencari supplier thrift shop

Memang hal utama yang sangat penting adalah mencari supplier atau penyedia bal dari produk yang kamu jual. Salah memilih supplier, bisa dapat produk yang banyak cacatnya dan jelas tidak laku dijual kembali. Cari supplier thrift shop yg memang terpercaya dan berpengalaman memang sedikit susah. Tapi kalau sudah dapat, dengan demikian, Kamu lebih bisa menghemat tenaga dan waktu saat ingin mencari barang tersebut sesuai keinginan. Cara ini tentu saja terbilang sangat efektif

2. Harus Mempersiapkan Modal Awal Saat ingin menjalankan bisnis ini, hal yg paling penting adalah kesiapan modal. Walaupun pada dasarnya untuk memulai bisnis thrift shop ini, sobat uĸmsumut tidak memerlukan modal yg cukup besar, tapi modalnya juga harus ada di muka, untuk membeli bal

3. Menghabiskan Tenaga dan Waktu

Selain modal dalam bentuk uang, pastinya akan terkait dengan tenaga dan waktu untuk membeli bal, memilih dan memilah jenis pakaian mana yang cocok, serta memperbaiki tampilan barang tersebut untuk dijual kembali. Memang sekarang kamu akan dimudahkan untuk mencari pasar loak yg menjual pakaian bekas, seperti misalnya pasar loak mingguan di sekitar UGM dan Gelora Senayan pada hari minggu.

4. Persaingan Pasar Cukup Ketat

Ketika kamu ingin melakukan bisnis apapun, analisis kompetitor sangat penting untuk dilakukan, termasuk usaha jenis thrift shop. sangat memerlukan analisis pasar supaya nanti bisa menang bersaing dengan competitor yang semakin banyak.

Karena salah satu kekurangan dari usaha ini adalah mudah ditiru dan banyak saingannya, karena semua orang bisa masuk dan memulai usaha jenis ini. Jadi harus mengatur strategi untuk menghadapi kompetitor dengan baik dan benar

5. Tidak Ada Standar Harga Jual

Bisnis ini menjual barang branded tanpa ada harga standar yang jelas di pasaran. Jadi kalau ingin lebih mudah dalam menentukan harga standar yg sesuai dengan pasaran, maka harus melakukan analisis pasar. Oleh sebab itu, harus memperhatikan kebutuhan pasar dan konsumen, karena ini dapat menyebabkan konsumen tidak mau belanja lagi, atau mereka justru akan datang lagi ke toko.

III.4 Barang yang bisa dijual dalam Thrift

1. Pakaian

Pilihan utama yang bisa dijual dalam bisnis ini yaitu pakaian. Pakaian menjadi jenis produk yang banyak diperjualbelikan dalam usaha thrift shop.Kategori produk yang termasuk dalam jenis ini yaitu seperti kemeja, clouse, celana jeans, rompi, dan jenis pakaian lainnya.Jika pakaian yang Anda jual memiliki brand terkenal, maka nilai jual pakaian tersebut juga akan semakin tinggi, begitupun sebaliknya.

2. Jam Tangan

Jam tangan juga bisa menjadi salah satu pilihan produk yang bisa Anda jual.Tapi, bukan jam tangan sembarangan, melainkan jam tangan premium atau dari brand terkenal seperti Patek Philippe, Rolex, Hublot dan jang tangan branded lainnya.Tapi, tidak ada salahnya juga memulai untuk menjual jam tangan merk lokal seperti Eiger, Woodka, dan merek lokal lainnya jika Anda tidak memiliki modal yang banyak.

3. Tas

Siapa sangka, ternyata tas juga menjadi produk bisnis thrift shop yang banyak digemari oleh banyak orang.Semakin bagus merk dari tas yang Anda jual, maka semakin tinggi juga nilai jualnya.Namun, perlu Anda ingat untuk menjual barang yang sesuai dengan target pasar, apakah target pasarnya orang menengah ke atas atau menengah ke bawah.

4. Sepatu

Produk thrift sepatu memang cukup jarang ditemukan, tapi bukan berarti tidak menjanjikan.Anda juga bisa memvariasikan produk dagangan thrift Anda dengan sepatu, khususnya jenis sepatu limited edition atau sepatu langka.

5. Perhiasan

Perhiasan juga salah satu produk yang bisa Anda jual jika ingin membuka thift shop. Namun, modal thrift shop yang dibutuhkan untuk jenis produk satu ini memang cukup banyak. Biasanya bisnis yang menjual variasi produk yang banyak, menggunakan aplikasi stok barang untuk bisa mengetahui jenis produk mana yang paling laku, dan mana yang kurang laku sehingga mengetahui yang mana harus di restock dan mana yang tidak.

IV.HASIL (Pengalaman Penulis dan pengaplikasiannya dalam Bisnis Online Thrift Shop) 

bit.ly/wijprimeco

a.     Pembahasan

Penulis (Prima Wijaya) Telah menjalani bisnis online thrift shop ini sejak tahun 2016, Dengan nama wijprimeco yang dilakukan independence dari penyediaan barang men``bermulai dari koleksi sepatu dan melakukan praktek reselling(Menjual Kembali) sepatu dan pakaian second penulis menjadikan usaha thrift ini sebagai usaha sampingan. Metode yang digunakan pada saat itu adalah dengan metode follow the trend yaitu menyupply barang yang saat itu sedang naik dan demand nya tinggi, lalu mencari perusahaan retail penyedia barang dan membeli lalu dijual Kembali dengan margin berbeda, Metode ini bisa disebut Mark Up selling. Lalu seiring waktu berjalan kemudian penulis mengembangkan dikomoditas barang koleksi, seperti album music, kaset music dan barang barang penggemar lainnya.

Statistik Penjualan

Untuk kendala yang dirasakan penulis ialah, tidak ada kestabilan harga dalam barang dan juga tingkat pembelian masyarakat yang tidak menentu. Namun kelebihannya ekosistem dan aliran penjualan bisa di atur dan di maintain secara mudah dan terarah.

a.1 Sistem Penyuplaian Barang

Penulis menyuplai barang dari sumber yang bermacam seperti lelang barang bekas di luar negeri, dating ke pasar pasar barang antic, dating ke toko retail dan lain lain.

b. Marketing


Web dan Marketplace Marketing.

Pada marketing penulis menggunakan metode online marketplace untuk metode pemasarannya, dengan hal ini sangat penting dan inti dari usaha ini, Harus diperhatikan update public dan trend yang sedang naik dan Peluang bisnisnya.

Berikut Tips dan hal yang Penulis lakukan Untuk optimalisasi Marketing ;

1. Keyword Research

Keyword Research

Nah, strategi pertama yang bisa kamu lakukan adalah melakukan keyword research

Kita pun tidak bisa memungkiri bahwa sejatinya menaikan traffic nggak cukup hanya dengan menulis artikel yang asal-asalan. anda juga perlu mengetahui apa aja sih keyword yang sedang naik dan banyak dibahas oleh orang-orang atau website dengan traffic yang tinggi. Disinilah dapat terlihat bahwa keyword research sangat diperlukan. anda dapat menggunakan tools seperti Ubbersuggest, Google Keyword Planner, dan Google Trends.

·       Tentukan niche bisnis

·       Research keyword

·       Tentukan target (ini optional ya guys kamu mau memilih meningkatkan di traffic atau conversion)

·       Sortir keyword yang sudah kamu lakukan sebelumnya

·       Lihat Google Trend. Disini poin yang sangat penting untuk anda lakukan karena dari sini kamu dapat mengetahui apakah keyword yang kamu tentukan sedang naik atau tidak.

2. Konten SEO

SEO adalah kependekan dari “search engine optimization.” Teknik ini merupakan upaya mengoptimasi website agar mendapat ranking teratas di hasil pencarian Google. Dengan SEO, situs akan mudah orang temukan sehingga berpotensi menyedot lebih banyak traffic.

 

3. Plan Konten Sosial Media

Buatlah konten di sosial media yang menurut anda kemungkinan untuk disukai oleh banyak orang. Disini kamu juga perlu memperhatikan konten yang akan anda buat ada hubungannya atau tidak dengan sesuatu yang sedang kamu bangun.

Pastikan juga konten tersebut berdampak baik dan cenderung meningkatkan SEO. Setelah kamu selesai plan konten sosial media, kamu dapat memposting pada waktu yang ramai.

 

4. Buatlah Landing Page Yang Berkaitan

Di poin ini, mimin akan mengingatkan sekaligus memberi tahu jika kamu belum tahu bahwa Google Ads mempunyai quality score. Quality score adalah salah satu fitur bawaan Google Ads yang dapat menilai iklan yang dibuat sesuai atau tidak dengan landing page.

Artinya jika ingin mengiklankan makanan viral khas bandung, siomay misalnya, namun landing page yang anda buat adalah bakso. Hal tersebut akan dinilai jelek oleh Google Ads. Oleh karena itu buatlah landing page yang relevan dengan apa yang ingin anda iklankan agar mendapat quality score yang baik dari Google.

5. Susun Skema Campaign Dengan Baik

Kalau anda ingin memaksimalkan SEO dan Google Ads, kamu bisa banget nih guys memakai strategi konten yang diberikan oleh Erwin Petas. Dalam presentasinya kemarin, Erwin Petas membagikan tips dengan mempresentasikan Skema Campaign Google Ads menggunakan Ad Groups yang tersusun dengan baik.

·       Susun skema campaign dengan baik

·       Akun (Siapa yang menjalankan campaign tersebut atau penjual)

·       Campaign (Menjual apa, misal: jual baju wanita)

·       Ad Groups (Baju wanita muslim)

·       Keywords and Bids (Tentukan kata kunci termasuk juga dengan landing page)

·       Tentukan budget ads

·       Diakui oleh Erwin Petas sendiri bahwa langkah-langkah diatas jauh lebih efisien dan campaign yang akan kamu lakukan akan jauh lebih teroptimasi dengan baik. 

6. Monitoring

Monitoring

Terakhir adalah memonitoring iklan dan postingan anda. Seperti berapa banyak postingan dan iklan tersebut dilihat orang, seberapa tinggi traffic yang didapatkan, dan pastinya seberapa besar audience engage dengan konten yang kamu buat. Dengan melakukan monitor, kamu bisa tahu apa mana yang efektif dan yang perlu kamu tingkatkan untuk membuat rencana selanjutnya.

Nah itulah tadi beberapa hal yang harus di perhatikan jika kamu menginginkan optimasi SEO dan Digital Ads.

V. Kesimpulan

Online Thrift Shop mempunyai peluang besar di era -pandemi saat ini, dikarenakan sarana dan pengaplikasiannya sangat mudah dan mobiliter, dabn untuk modal dan tempat juga tidak memerlukan modal yang besar. Namun kesulitan ang akan dihadapi adalah suslitnya meriset pasar dan memilah barang yang layak dan tidak nya, dan tketatnya persaingan pasar.


VI. Daftar Pustaka

https://mekari.com/blog/bisnis-thrift-shop/#:~:text=Jadi%2C%20thrift%20shop%20adalah%20jenis,tangan%2C%20sepatu%2C%20dan%20lainnya.’

https://www.exabytes.co.id/blog/strategi-konten-optimasi-digital-ads-seo/

https://konsultanku.co.id/blog/perkembangan-dan-pertentangan-thrift-shop-di-indonesia


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.