Maret 10, 2022

Menumbuhkan Semangat Berwirausaha Generasi Muda Melalui E-Commerce Sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan dan Kesejahteraan Masyarakat

 

Menumbuhkan Semangat Berwirausaha Generasi Muda Melalui E-Commerce

Sebagai Upaya Meningkatkan Pendapatan dan Kesejahteraan Masyarakat

Oleh : Widya Septiani ( @U11-WIDYA )

 

PENDAHULUAN

Dampak krisis ekonomi yang berlangsung sejak tahun 1997 masih dirasakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia hingga saat ini. Hal ini diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 sejak tahun 2020. Era globalisasi yang pada awalnya diharapkan membawa masyarakat ke era keemasan yang mewujudkan cita-cita masa depan yang lebih baik, telah mengajarkan kita kenyataan pahit. Pekerjaan menurun dan pengangguran ada di mana-mana. Perlunya menggunakan semua sumber daya, baik yang disediakan oleh alam maupun yang disediakan oleh manusia itu sendiri,sebagai langkah memajukan kehidupan baik dalam konteks individu, keluarga, komunitas, negara, dan pemerintah. Maka dari itu, pentingnya untuk mencapai kesejahteraan. Salah satu upaya untuk mencapainya adalah dengan mendorong generasi muda untuk berwirausaha.

Menumbuhkan semangat kewirausahaan berarti mengajak setiap orang untuk melihat diri mereka sebagai orang-orang sukses. Potensi keberhasilan ada pada setiap orang dan dapat digali untuk meningkatkan potensinya. Dengan demikian, semakin jelaslah fungsi dan peran pendidikan kewirausahaan khususnya pada generasi muda. Hal Ini berarti kewirausahaan dapat dirancang, dipelajari, dan dikelola.

Karena tidak ada batasan usia untuk menjadi seorang wirausaha, siapapun bisa mulai mewujudkan jiwa pengusaha sejak dari masa sekolah. Selama ini sistem pendidikan belum sepenuhnya terfokus pada penanaman nilai-nilai kewirausahaan secara praktis dan aplikatif. Pengangguran yang tinggi merupakan salah satu masalah yang dihadapi Indonesia. Maka, dengan kemajuan teknologi dan kecenderungan untuk menggunakan internet tanpa batasan, alternatif karir menjadi wirausahawan dapat menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Dengan pertumbuhan e-commerce, diharapkan berdampak pada peningkatan pendapatan, pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.


PEMBAHASAN

Eunterpreneurship, berasal dari kata entreprendre yang artinya “menjalankan, atau menjelaskan tentang adanya seseorang yang secara berani membuka usahanya untuk memperoleh keuntungan”. Dalam hal ini, euntrepreneurship dikaitkan dengan proses keberanian dalam memulai atau menjalankan usaha secara mandiri supaya mendapatkan keuntungan yang lebih luas. Memang tidak mudah untuk menumbuhkan jiwa ini pada generasi muda. Namun, bukan berarti generasi muda tidak dapat memberikan perannya pada negara ini.

Indonesia saat ini baru memiliki 1,7% wirausahawan dari jumlah populasi penduduk Indonesia. Idealnya, untuk menjadi negara yang makmur, suatu negara harus memiliki minimum 2% entrepreneur dari total penduduknya.  Jika dibandingkan dengan negara maju, semisal Amerika Serikat, jumlah usahawan mencapai 12%. Bila dibandingkan dengan negara tetangga, Indonesia tetap masih tertinggal jauh. Singapura, misalnya, yang memiliki 7,2% usahawan, Jepang 10%, China 10% dan Malaysia 5%. Memang masih perlu dilakukan motivasi kepada generasi muda untuk menumbuhkan jiwa wirausaha atau minat berwirausaha. Motivasi ini diperlukan mengingat berdasarkan Kementerian Pendidikan Nasional umumnya lulusan SLTA minat menjadi wirausaha di kisaran 22,4% dan perguruan tinggi pada angka 6,14%. Jadi kecendrungannya lebih minat menjadi pekerja atau karyawan (job seeker) dibandingkan dengan yang berupaya menciptakan kerja, kreatif dan inovatif, mandiri, pantang menyerah dan berani mengambil resiko. (Ardiansyah. 2016)

Sebagai negara yang memiliki bonus demografi yakni populasi anak muda yang melimpah, Indonesia harus memberdayakan generasi muda untuk kegiatan produktif terutama untuk sektor perekonomian. Dilema yang dihadapi sekarang adalah bagaimana pemuda menempatkan dirinya dalam pembangunan ekonomi apakah berkontribusi dalam kewirausahaan (entrepreneurship) ataukah justru terbelenggu hanya dalam kebiasaan konsumtif (consumerism). Kedua hal tersebut memang bagian dari siklus ekonomi namun energi dan inovasi yang secara dominan dimiliki pemuda seharusnya dimanfaatkan untuk produktivitas sehingga tren paradigma pembangunan akan berfokus pada peningkatan daya saing (competitiveness) dan pengembangan bisnis (business development). Dalam konteks ini, pemuda seharusnya menjadi subjek dan bukan objek sehingga pembangunan akan jauh lebih positif, dinamis, dan berprospek cerah.

Untuk menumbuhkan semangat wirausahaan pada generasi muda agar bisa maju dan mandiri, perlu melakukan cara yang tepat untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan didalam diri kita :

1.       Mempunyai tekad dan niat yang kuat

Yaitu jika ingin memulai usaha harus yakin terlebih dahulu kerena jika tidak mempunyai tekad dan niat yang kuat, maka usaha tidak akan berjalan dengan baik. Maka sia-sia saja, karena kunci dari dasar untuk menjadi entrepreneur/usahawan muda yang sukses yaitu harus mempunyai tekad dan niat yang kuat.

2.       Mempunyai ide-ide kreatif dan inovatif 

Mempunyai kemampuan untuk mencanangkan sesuatu yang berbeda dan penciptaan suatu nilai bagi orang lain dan mampu mengeluarkan potensi yang ada dalam diri untuk bisa menjadi wirausahawan muda dan sukses.

3.       Memiliki ide usaha yang unik

Perkembangan suatu usaha juga menuntut untuk menciptakan ide usaha yang unik agar konsumen bisa tertarik dan tidak jenuh.sebaiknya sejak awal memulai usaha telah memiliki banyak ide dalam mengembangkan usaha yang dibangun dari nol.

4.       Tetap fokus dan Terarah

Jika ingin memulai atau merintis sebuah usaha maka harus tetap fokus dan terarah, dalam menjalankan sebuah usaha yang mulai berkembang mungkin akan memiliki beberapa kendala yang tidak terduga seiring berjalannya waktu.terkadang jika fokus usaha tidak jelas berubah-ubah akan membuat sulit untuk mengembangkan usaha ini. Maka dari itu, jika fokus untuk menyelesaikan target-target usaha sebelum fokus kepada target yang baru agar arah usaha kita menjadi jelas.

      Salah satu sektor ekonomi yang sangat berkaitan dengan dilema generasi muda adalah e-commerce yang berbasiskan teknologi komunikasi dan informasi (ICT). E-Commerce dalam pengertian the business internet adalah bagaimana memanfaatkan internet untuk membangun hubungan lebih dekat dengan pelanggan dan rekanan bisnis. Berjualan produk di internet hanyalah salah satu bentuk e-commerce. Internet akan mengubah cara pembelian dan pemasaran. Konsumen akan dapat berbelanja dari rumah masing-masing untuk segala jenis produk dari manufaktur maupun retail dari seluruh dunia. Mereka akan dapat melihat produk-produk yang diinginkan melalaui komputer atau handphone,untuk mengakses informasi tentang produk yang diinginkan, dan akhirnya memesan dan membayar produk yang dipilih, dan peluang ini lah yang harus ditanggap oleh generasi muda.

  Pertumbuhan internet yang semakin besar akan membuat potensial e-commerce semakin menjanjikan, dan dapat mengubah bisnis tradisional dan consumer life menjadi internet based electronic transactions. Era perdagangan dimasa mendatang nantinya akan merupakan information based economy era yang akan sangat bergatung pada infastruktur informasi nasional (NII) di setiap negara dalam mengantisipasi bentuk perdagangan global. Dalam hal ini ecommerce dapat memacu pertumbuhan ekonomi nasional setiap negara.

Generasi Muda Indonesia adalah pemuda yang relatif adaptif dan antusias terhadap perkembangan ICT. Inilah saatnya bagi generasi muda untuk sadar dan bangkit sebagai kekuatan ekonomi utama dan bukan menjadi pasar utama. Kewirausahaan adalah kunci utama untuk mempertahankan kedaulatan ekonomi dan anak muda berperan begitu potensial didalamnya. Menjadi wirausahawan sangatlah membantu kesejahteraan dan kejayaan masyarakat bangsa. Berwirausaha juga dapat memberikan berbagai pilihan kebutuhan konsumen sesuai keinginan konsumen. Untuk kreativitas yang tinggi dan mampu menghasilkan barang dengan kualitas tinggi dapat mengekspornya ke luar negeri. Tidak hanya perusahaan besar yang dapat membantu perekonomian dunia tetapi perusahaan kecilpun turut serta dalam membangun perekonomian bangsa. Oleh karena itu dengan tumbuhnya jiwa - jiwa muda yang peka terhadap perubahan, terutama peka terhadap peluang usaha e-commerce, nantinya Indonesia akan melahirkan generasi-generasi wirausaha yang hebat. 


KESIMPULAN

Menumbuhkan semangat kewirausahaan berarti mengajak setiap orang untuk melihat diri mereka sebagai orang-orang yang berpotensi untuk meraih kesuksesan. Salah satu cara menumbuhkan rasa semangat berwirasusaha bagi generasi muda sejak dini yaitu dengan mempunyai niat, tekad yang kuat dan fokus sehingga dapat menjadi wirausahawan yang handal. Salah satu bentuk dalam mencari solusi permasalahan perekonomian generasi muda adalah dengan melalui pemanfaatan e-commerce. Secara garis besar E-commerce merupakan persetujuan jual beli antara pihak pembeli dengan pihak penjual secara elektronik yang biasanya menggunakan jaringan komputer. E-commerce merupakan pilihan yang tepat untuk melatih jiwa berwirausaha sekaligus juga dapat menjadi sumber pendapatan dan juga untuk meningkatkan perekenomian demi kesejahteraan masyarakat.

 

REFERENSI

Ardiansyah. 2016. Pemanfaatan Ecommerce Dalam Meningkatkan Kegiatan Bisnis Di Indonesia. Karya Ilmiah STIMIK AMIKOM Yogyakarta.

Bastian, Agus. (2012). Pentingnya Pendidikan Kewirausaan. Membentuk Jiwa Wirausaha. Jakarta: Kompas Media Nusantara

Dewi, Sinta. 9 Januari 2021. Pupuk Semangat Kewirausahaan pada Generasi Muda. Diakses pada tanggal 8 Maret 2022, dari https://www.kompasiana.com/sintapurnamadewi1583/5ff990488ede4839fc5d60d2/pupuk-semangat-kewirausahaan-pada-generasi-muda?page=1&page_images=1

Rumahusaha.net. Konsumerisme Indonesia VS Kewirausahaan Sosial. Diakses pada tanggal 8 Maret 2022, dari http://www.rumahusaha.net/2012/09/konsumerisme-indonesia-vs-kewirausahaan.html

Modul Perkuliahan 1 Kewirausahaan 1

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.