Maret 10, 2022

Pengaruh Kewirausahaan terhadap Calon Pelaku Usaha Supaya menjadi Wirausahawan yang Unggul

 Pengaruh Kewirausahaan terhadap Calon Pelaku Usaha Supaya menjadi Wirausahawan yang Unggul

Oleh: Nur Aziz Taufikurohman (@U14-Aziz)

Dibalik pelaku usaha yang baik terhadap kewirausahaan yang baik pula karena upaya yang dilakukan baik. Menurut Fahmi (2013:1) Kewirausahaan adalah suatu ilmu yang mengkaji tentang pengembangan dan pembangunan semangat kreativitas serta berani menanggung risiko terhadap pekerjaan yang dilakukan demi mewujudkan hasil karya tersebut. Dari kewirausahaan ini pula terbentuk para pelaku usaha yang berkualitas, mewujudkan menghasilkan kesejahteraan masyarakat, mempertahankan budaya semangat kerja yang baik dan handal. Hakekat pentingnya kewirausahaan suatu nilai yang di wujudkan dalam prilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat proses, dan hasil bisnis (Ahmad Sanusi, 1994).


Dalam pembentukan usaha yang baik terdapat potensi dan motivasi kewirausahaan yang baik pula di dalamnya. Karena perlunya mengetahui keperluan kebutuhan masyarakat terkait potensi yang ingin membuka usaha pada bidang apapun. Oleh sebab itu maka diperlukannya:
Kemampuan dasar yang baik
Etos kerja yang kerja keras dan ketekunan
Kepribadian yang berpengaruh
Motivasi dalam melakukan usaha sangat diperlukan bagi setiap calon pelaku usaha karena tanpa adanya motivasi tersebut, keinginan untuk menjadi pelaku usaha yang baik akan cepat luntur karena tidak ada hal yang di perjuangkan dan di pertahankan. Maka seorang pengusaha harus memiliki:
1. Memimpin usaha, baik secara teknis maupun ekonomis, dengan berbagai aspek fungsional, seperti:
memiliki dipandang dari sudut permodalan, mungkin secara
penuh (owner) atau secara bagian (co-owner);
mengurus dalam kapasitas sebagai penanggung jawab, sebagai
manajer;
menerima tantangan ketidakpastian dan mampu menanggung
risiko ekonomi yang sulit diukur secara kuantitatif dan kualitatif;
memelopori usaha baru, menerapkan kombinasi baru, menjadi
wiraswasta sebagai pioner, tokoh yang dinamis, organisator,
koordinator;
penemu (inovator), peniru (imitator) dan yang berhubungan dengan ini, penyalur memindahkan teknologi.

2. Memburu keuntungan dan manfaat secara maksimal.

3. Membawa usaha ke arah kemajuan, perluasan, perkembangan, melalui jalan kepemimpinan ekonomi, untuk:
kenaikan prestise;
kebebasan, kekuasaan, dan kehormatan;
kontinuitas usaha

Dari keseluruhan yang sudah disebutkan tadi tentu saja hal yang paling penting dan terutama adalah kemauan dan usaha.

Daftar Pustaka:
Rusdiana, A. (2018). Kewirausahaan: Teori dan Praktek.
Setiawan, D., & Sukanti, S. (2016). Pengaruh Ekspektasi Pendapatan, Lingkungan Keluarga dan Pendidikan Kewirausahaan Terhadap Minat Berwirausaha. Jurnal Profita: Kajian Ilmu Akuntansi, 4(7), 1-12.
Adnyana, I. G. L. A., & Purnami, N. M. (2016). Pengaruh pendidikan kewirausahaan, self efficacy dan locus of control pada niat berwirausaha (Doctoral dissertation, Udayana University).
Darojat, O., & Sumiyati, S. (2015). Konsep-konsep Dasar Kewirausahaan/Entrepreneurship. Pendidikan Kewirausahaan. Indonesia: PKOP4206/MODUL, 1, 1-53.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.