Maret 31, 2022

Pentingnya Kreativitas dan Inovasi dalam Mengembangkan Usaha

Pentingnya Kreativitas dan Inovasi dalam  Mengembangkan Usaha 

Oleh: Rosiana Ayu Kartika Dewi (@U13-ROSIANA) 

PENDAHULUAN 

Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan  berbeda melalui pemikiran kreatif dan tindakan inovatif demi terciptanya peluang. Kewirausahaan merupakan kemampuan kreatif dan inovatif, jeli melihat peluang dan  selalu terbuka untuk setiap masukan dan perubahan yang positif yang mampu  membawa bisnis terus bertumbuh serta memiliki nilai. Wirausaha adalah orang-orang  yang mengenal potensi dan belajar mengembangkan untuk menangkap peluang serta  mengorganisasi usaha dalam mewujudkan cita-citanya. 

Salah satu pendorong terciptanya inovasi selain perubahan dan keharusan untuk  beradaptasi adalah kesadaran akan adanya celah antara apa yang ada dan apa yang  seharunya ada, dan antara apa yang diinginkan oleh masyarakat dengan apa yang  sudah ditawarkan ataupun dilakukan oleh pemerintah, sektor swasta maupun  Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Bisnis sebaiknya memiliki nilai dan  bermanfaat. Hal ini bisa dicapai melalui kegiatan bisnis yang dilakukan dengan  menerapkan konsep kewirausahaan sosial. Konsep kewirausahaan sosial telah  menjadi konsep yang popular di berbagai Negara. Berbagai kalangan mulai  memperbincangkan konsep kewirausahaan sosial sebagai solusi inovatif dalam menyelesaikan permasalahan sosial. Permasalahan sosial sendiri sudah menjadi  permasalahan bersama sehingga penanggulangannya membutuhkan sinergi dari  semua pihak. 

PEMBAHASAN 

A. Kreativitas  

Kreativitas memiliki pengertian yang bermacam-macam, ada yang  menyebutkan kreativitas sebagai suatu sikap ataupun perilaku maupun tindakan,  namun ada juga yang mendefinisikan kreativitas sebagai suatu cara berpikir semata.  Menurut Mc. Pherson dalam Hubeis menyatakan bahwa kreativitas adalah kegiatan  yang menghubungkan dan merangkai ulang pengetahuan di dalam pikiran manusia  yang membiarkan dirinya untuk berpikir secara lebih bebas dalam membangkitkan  hal-hal baru, atau menghasilkan gagasan yang mengejutkan pihak lain dalam  menghasilkan hal yang bermanfaat. Pengertian lainnya adalah kreativitas  merupakan penyatuan pengetahuan dari berbagai bidang pengalaman berlainan  untuk menghasilkan ide-ide yang lebih baik guna mendatangkan keuntungan.  

Kreativitas merupakan kemampuan seseorang untuk melahirkan sesuatu yang  baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa  yang telah ada sebelumnya. Seorang wirausaha yang kreatif memiliki peluang lebih  besar untuk menciptakan produk yang unik dan berbeda, serta dapat merespon  dengan lebih baik.  

Menurut Zimmerer dalam Yuyus Suryana dan Kartib Bayu, kreativitas tidak  hanya penting untuk menciptakan keunggulan kompetitif, akan tetapi juga sangat penting bagi kesinambungan perusahaan (survive). Artinya dapat dikatakan bahwa  dalam menghadapi tantangan global, diperlukan sumber daya manusia yang  kreatif, inovatif atau berjiwa kewirausahaan. 

Ada beberapa peran kreativitas dalam wirausaha yaitu :  

Untuk memecahkan masalah, dengan cara berfikir kreatif untuk mencari ide  atau jalan keluar untuk memecahkan masalah tersebut .  

Untuk menghadapi persaingan dibutuhkan kreatifitas untuk menghasilkan  ide - ide dan produk yang unggul dibandingkan pesaing kita. 

Kreativitas dalam mencari solusi, menghasil ide-ide terobosan dalam  menjalankan tugas. 

Orang kreatif tidak pernah menyerah dan selalu memiliki alternatif ide  untuk masalah - masalahnya . 

Ada beberapa modal kreatifitas yaitu :  

1. Modal Insani (Human Capital) : modal intelektual berupa  kecakapan, pengetahuan, ketrampilan dan motivasi untuk menghasilkan kekayaan  intelektual seperti paten, merek dagang, royalti dan desain.  

2. Modal Sosial (Social Capital) : modal kepercayaan dan kejujuran  serta etika dalam menjalankan usaha.  

3. Modal Budaya (Cultural Capital): modal yang dimiliki oleh seluruh  bangsa bahkan perusahaan berupa : nilai-nilai, orientasi, kebiasaan, adat-istiadat  dan bentuk lain dari budaya.  

4. Modal struktur Kelembagaan (Structural Institusional Capital):  modal yang diperlukan yang berasal dari Pemerintah dalam bentuk kebijakan  

B. Inovasi 

Inovasi menurut Everett M.Rogers adalah sebuah ide, gagasan, ojek, dan  praktik yang dilandasi dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau  pun kelompok tertentu untuk diaplikasikan atau pun diadopsi. Arti dari kata  ‘inovatif’ adalah kegiatan menciptakan sesuatu yang belum pernah ada menjadi ada atau menciptakan sesuatu yang sama sekali berbeda. Hal-hal itulah yang sejatinya  diperlukan para wirausahawan. Yang dimaksud dengan wirausahawan adalah  pengusaha, tetapi tidak semua pengusaha adalah wirausahawan. 

Inovasi tidak lepas dari dua kriteria utama yakni kebaruan (novelty) dan  perbaikan (improvement). Kebaruan disini tidak harus berupa menciptakan  menciptakan ebuah produk baru tapi juga bisa pada sisi nilai guna, kondisi dan  aplikasinya. Kriteria improvement disini dimaksudkan pencarian alternative terbaik  yang paling efisien dan efektif untuk sebuah proses maupun sebuah produk. Inovasi  lebih dari sekedar ide yang baik suatu gagasan murni memegang peranan penting,  dan pikiran kreatif Mengembangkan menjadi gagasan berharga. Meskipun  demikian terdapat perbedaan yang signifikan antara sebuah ide yang timbul semata  dari spekulasi dan ide yang merupakan hasil pemikiran riset pengalaman dan kerja yang sempurna hal yang lebih penting. Wirausahawan yang prospektif harus  mempunyai keberanian untuk memberikan sebuah ide melalui tahapan  pengembangan.  


Menurut Peter Drucker mengatakan inovasi memiliki fungsi yang khas bagi  

wirausahawan. Dengan inovasi wirausahawan menciptakan baik sumber daya  produksi baru maupun pengelolaan sumber daya yang ada dengan peningkatan nilai  potensi untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada. Dengan demikian  inovasi adalah suatu kombinasi visi untuk menciptakan suatu gagasan yang lebih  baik dan keteguhan serta dedikasi untuk mempertahankan konsep melalui  implementasi. 

Inovasi terdiri dari tiga jenis penemuan, pengembangan dan duplikasi: 

1. Penemuan  

Penemuan suatu produk jasa yang benar benar baru dibuat.  

2. Pengembangan  

Pengembangan suatu produk jasa atau proses yang sudah ada konsep seperti  ini menjadikan aplikasi ide yang telah ada dan berbeda.  

3. Duplikasi  

Peniruan suatu produk, jasa atau proses yang telah ada. 

KESIMPULAN 

Kreativitas adalah kegiatan yang menghubungkan dan merangkai ulang  pengetahuan di dalam pikiran manusia yang membiarkan dirinya untuk berpikir  secara lebih bebas dalam membangkitkan hal-hal baru, atau menghasilkan gagasan  yang mengejutkan pihak lain dalam menghasilkan hal yang bermanfaat dan demi  menghasilkan keuntungan. Inovatif merupakan kegiatan untuk menciptakan  sesuatu yang belum pernah ada menjadi ada atau menciptakan sesuatu yang sama  sekali berbeda. Hal-hal itulah yang sejatinya diperlukan para wirausahawan.  

Wirausahawan yang prospektif harus mempunyai keberanian untuk  memberikan sebuah ide melalui tahapan pengembangan. Kreativitas berpengaruh  dominan terhadap pemasaran kewirausahaan. Para wirausaha harus mengembangkan daya kreativitas sehingga produk yang dihasilkan benar-benar  memiliki daya saing yang tinggi terutama dengan produk-produk yang sejenis.  Wirausaha harus selalu berupaya untuk mengembangkan inovasi dalam  menghasilkan produk sehingga mampu memenuhi keinginandan permintaan pasar  (konsumen).


REFERENSI 

Hadiyati, Ernani. 3 September 2012. Kreativitas dan inovasi pengaruhnya  terhadap pemasaran kewirausahaan pada usaha kecil. Diakses pada tanggal 30 Maret 2022 

Modul 4 Kewirausahaan 1


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.