Maret 07, 2022

Seberapa Besar Pengaruh Team Management Terhadap Kinerja Karyawan?

 Oleh : Senora Dianisa (@T16-Senora)


Salah satu aspek yang menunjang kesuksesan suatu perusahaan adalah kinerja karyawan. Tanpa kinerja yang baik dan berkualitas, bahkan perusahaan besar pun tidak dapat mencapai target yang ingin diraih. Kinerja karyawan berbanding lurus dengan kesuksesan perusahaan. Kinerja karyawan yang baik akan menghasilkan peningkatan dan pengembangan perusahaan. Sedangkan kinerja yang tidak berkualitas akan berdampak negatif pada perusahaan.

Kinerja karyawan adalah suatu bentuk hasil sinergi dari banyak faktor yaitu lingkungan kerja yang baik, kualitas dan kuantitas kerja karyawan dan kerjasama berbagai pihak di perusahaan untuk mencapai tujuan bersama. Nah kali ini kita akan membedah seberapa besar sih pengaruh team management terhadap kinerja karyawan.

Pendahuluan

Pada era globalisasi ini modal dasar pembangunan nasional adalah sumber daya manusia, maka kualitas sumber daya manusia harus selalu dikembangkan dan diarahkan agar mampu mencapai tujuan yang di harapkan. Dalam mewujudkan visi dan misi perusahaan dapat memanfaatkan sumber daya manusia yang dimiliki seoptimal mungkin, agar dapat memberikan added value bagi perusahaan. Oleh karena itu untuk mewujudkanya, diperlukan sumber daya manusia yang terampil dan handal di bidangnya. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang ahli dibidangnya tentu dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal, faktor internal seperti potensi yang dimiliki oleh sumber daya manusia tersebut, sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh lingkungan yang salah satunya adalah management yaitu bagaimana sumber daya manusia tersebut dikelola dan dikembangkan potensi yang dimilikinya.

 

Rumusan Masalah

Apa itu Team Management?

Apa yang dimaksud dengan kinerja karyawan?

Bagaimana team management dapat mempengaruhi kualitas kinerja karyawan?

 

Pembahasan

1.      Team Management

                         1.1    Pengertian Team Management

Manajemen tim adalah kemampuan individu atau organisasi untuk mengelola dan mengoordinasikan sekelompok individu untuk melakukan tugas. Manajemen tim melibatkan kerja tim , komunikasi , penetapan tujuan , dan penilaian kinerja.

                         1.2    Tahapan Management

1.2.1     Penetapan Tujuan

Penetapan tujuan diperlukan untuk menentukan arah manajemen dan target parameter keberhasilan.

1.2.2     Pengenalan dan deskripsi

Sesuatu yang akan dikelola harus dikenali dan dideskripsikan dengan jelas. Sifat, karakteristik, nilai, kelebihan dan kekurangannya.

1.2.3     Pengaturan

Penempatan yang sesuai dan teratur sesuatu objek dan diharapkan dapat menjalankan fungsinya sebagai bagian dari tujuan utama.

1.2.4     Pengendalian

Upaya pengendalian objek-objek kerja agar terjalin proses bekerja sama dalam mencapai tujuan utama. Mengevaluasi dan memperbaiki objek dan proses kerja.

1.2.5     Pengembangan

Upaya peningkatan kualitas objek dan target kerja serta dinamisasi keahlian pekerjaan.

 

                         1.3    Team Building (Membangun Tim)

Team building adalah berbagai aktivitas yang digunakan untuk meningkatkan hubungan sosial dengan mendefinisikan peran masing-masing individu dalam suatu team yaitu dengan melakukan kolaborasi dari berbagai tugas.

Adapaun tujuan dari team building adalah :

·         Menyelaraskan tujuan untuk menciptakan identitas team yang kuat.

·         Membangun hubungan kerja yang efektif sehingga menjadi erat dan terbuka antar anggota team.

·         Memastikan peran dalam suatu team sehingga masing-masing anggota dapat memberikan kontribusi secara aktif.

·         Mencari solusi permasalahan dalam team.

1.3.1     Membentuk Kerjasama Team yang Efektif

Kerjasama team yang baik juga harus efektif agar semua tujuan yang ditetapkan dari pembentukan sebuah team dapat terlaksana dengan baik dan optimal.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam membentuk team yang efektif antara lain :

·         Tujuan bersama yang jelas

·         Menggunakan semua sumber daya yang tersedia

·         Kepercayaan dan penyelesaian konflik

·         Kepemimpinan partisipatif (menghendaki keikutsertaan/partisipasi pihak yang dipimpin)

·         Pengawasan (kontrol) dan prosedur (langkah-langkah baku dan resmi untuk melakukan sesuatu)

·         Komunikasi interpersonal (antar orang) yang efektif

·         Pemecahan masalah dan pengembalian keputusan

·         Kreativitas

·         Evaluasi

·         Pendelegasian yang jelas

1.3.2     Dampak Positif Bekerja dalam Team

Ada banyak sekali dampak positif yang didapatkan dari bekerjasama dalam team baik bagi anggota maupun bagi team itu sendiri yang bisa digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ditemui.

·         Banyak pengetahuan dan keterampilan untuk menyelesaikan persoalan

·         Informasi dan pengetahuan lebih mudah diperoleh

·         Banyak pihak yang dapat menyadari jika ada masalah

·         Keputusan yang dibuat lebih baik

·         Masalah lebih mudah diidentifikasi

·         Dapat saling belajar

·         Dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap kelompok/organisasi

·         Menumbuhkan nilai-nilai moral

·         Lebih terkontrol dalam produktivitas

·         Kerja dapat dibagi

 

1.3.3     Faktor-Faktor yang dapat menyebabkan kegagalan team

Setelah mengetahui manfaat dari dibentuknya kerjasama team tentu yang diharapkan adalah team mampu bekerja secara efektif dan optimal, namun terdapat banyak faktor yang dapat mengancam kesuksesan sebuah team, yaitu.

·         Kepemimpinan yang tidak memadai, kepemimpinan yang buruk dapat menghancurkan team

·         Keanggotaan tidak memenuhi persyaratan. Anggota tim mesti mempunyai keahlian masing-masing yang khas

·         Suasana yang tidak konstruktif. Semua anggota mesti loyal dan saling mendukung

·         Sasaran yang tidak jelas. Semua anggota mesti tahu dan sepakat apa yang akan dicapai

·         Metode kerja yang tidak efektif. Pengambilan keputusan, pengelolaan informasi, komunikasi, mendiskusikan tugas baru, evaluasi

·         Kurangnya keterbukaan dan konfrontasi. Tidak ragu-ragu untuk berbeda pendapat

·         Pribadi yang tidak berkembang (ketinggalan zaman). Berpotensi tetapi tidak mau terus menerus belajar (tidak berguna)

·         Kurangnya kreativitas. Tidak kreatif akan tenggelam

·         Kegagalan atau kurangnya tantangan. Makanya pakailah standar tinggi supaya anggota-anggota bersemangat

 

2.      Kinerja Karyawan

 



                   2.1          Pengertian

Menurut Mangkunegara (2016:9) yang berpendapat kinerja karyawan merupakan hasil kerja seseorang secara kualitas maupun secara kuantitas yang telah dicapai oleh karyawan dalam menjalankan tugas sesuai tanggungjawab yang diberikan.

                   2.2          Pengukuran kinerja karyawan

2.2.1     Kualitas Kerja, diukur dari anggapan atau penilaian karyawan terhadap kualitas pekerjaan yang dihasilkan serta kesempurnaan tugas terhadap keterampilan dan kemampuan karyawan.

2.2.2     Kuantitas atau jumlah yang dihasilkan dinyatakan dalam istilah seperti jumlah unit , jumlah banyaknya pekerjaan yang bisa diselesaikan sesuai target.

2.2.3     On-Time management atau tingkat ketepatan waktu dalam mengerjakan pekerjaan yang didelegasikan.

2.2.4     Efektivitas, tingkat ketepatan penggunaan sumber daya tenaga, uang, teknologi, bahan baku secara maksimal dan terukur.

2.2.5     Kemandirian, sejauh mana tingkat kemampuan seorang karyawan untuk bekerja sendiri untuk menjaga komitmen kerja dengan instansi dan tanggung jawab karyawan terhadap kantor.

 

                   2.3          8 Faktor yang memengaruhi kinerja karyawan

Ada banyak faktor yang memengaruhi kinerja karyawan pada suatu perusahaan. Ini merupakan hal yang alamiah, sebab karyawan adalah manusia yang bergantung pada kesehatan, lingkungan kerja, teknologi, dan faktor sejenisnya. Dalam memahami faktor-faktor tersebut akan membantu perusahaan dalam meningkatkan kinerja karyawannya.

2.3.1        Kesehatan karyawan

2.3.2        Pelatihan terhadap karyawan

2.3.3        Perlakuan perusahaan terhadap karyawan

2.3.4        Perkembangan teknologi

2.3.5        Pengaruh seorang atasan

2.3.6        Delegasi tugas

2.3.7        Komunikasi dan hubungan yang kuat

2.3.8        Adanya rantai komando yang jelas

 

3.      Pengaruh Team Management terhadap Kualitas Kinerja Karyawan



Setelah mempelajari team management dan kinerja karyawan tentu kita paham, keduanya berkaitan dimana dari 8 faktor yang memengaruhi kinerja karyawan diataranya ada faktor kepemimpinan (atasan), delegasi tugas, adanya rantai komando yang jelas, komunikasi dan hubungan yang kuat dalam kerjasama team.

Berikut contoh terkait dengan kerjasama team dan kinerja karyawan pada beberapa perusahaan.

·         Terdapat pengaruh yang signifikan antara Kerjasama tim dan Kinerja Karyawan PT. Golden Communication. Karena diperoleh nilai t hitung 2,379 dengan tingkat signifikansi 0,022. Jadi diperoleh nilai t hitung 2,379 > 1,678 t tabel dengan signifikansi sebesar 0,022 < 0,05.

·         Berdasarkan hasil penelitian maka kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif dan signifikan kerjasama tim terhadap kinerja karyawan PT. Lion Superindo hal tersebut dapat dibuktikan dari nilai thitung 7,77 > ttabel 2,01. Hal tersebut menandakan bahwa semakin baik penerapan kerjasama tim yang dilakukan perusahaan maka akan semakin meningkat pula kinerja karyawan pada PT. Lion Superindo. Besarnya pengaruh kerjasama tim terhadap kinerja karyawan PT. Lion Superindo sebesar 57,30%. Tingkat kekuatan hubungan kerjasama tim terhadap kinerja karyawan PT. Lion Superindo sebesar 0,757 artinya tingkat hubungan yang kuat.

 

Kesimpulan

Kualitas kerja karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal (potensi, minat, dan bakat) namun juga faktor eksternal yaitu team management, dimana dalam hal ini dibutuhkan kepemimpinan yang baik dan mampu mengayomi karyawan, komunikasi yang terbuka antar karyawan, komando yang jelas dari atasan kepada karyawan, serta pendelegasian yang baik, jelas, dan tidak melebihi kemampuan atau kapasitas dari karyawan. Dari keseluruhan hal tersebut jika dilakukan dengan baik dapat dibentuk kerjasama team yang efektif dan mampu meningkatkan kinerja karyawan yang berdampak pada kesuksesan sebuah instansi dimana team dibentuk.

 

Daftar Pustaka

Amalia, Dessy Nur (2021). Kewirausahaan 2. Universitas Mercu Buana

https://www.ekrut.com/media/kinerja-karyawan

http://openjournal.unpam.ac.id/index.php/Jaras/article/view/12369

https://scholar.google.co.id/scholar_url

url=https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/jurnaldms/article/download/2316/1647&hl=en

sa=X&ei=u88kYqjrHtGXywT

q4TgCg&scisig=AAGBfm2sxc9ktmIejUmd5CFIeFpMqHTJTQ&oi=scholarr

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.