Maret 27, 2022

Visioner: strategi yang tepat untuk langkah kedepannya

 Visioner: strategi yang tepat untuk langkah kedepannya

Dibuat oleh: Wildan Adi Surya

(@U48-WILDAN)



Pengertian Visioner

Visioner adalah sebuah cara pandang yang dimiliki seseorang. Menurut KBBI, visioner adalah orang yang memiliki pandangan atau wawasan ke masa depan. Seseorang yang visioner memiliki strategi yang tepat untuk langkah kedepannya. Selain itu, mereka dapat membaca potensi yang ada dan menyinergikannya. Seorang visioner juga mampu memberikan motivasi mengenai hal-hal yang sebaiknya dilakukan untuk keadaan mendatang.

Kata-kata visioner biasanya merujuk kepada suatu gaya kepemimpinan yang diterapkan seseorang. Mereka melihat visi ke arah depan dengan mengambil langkah tepat untuk mewujudkannya. Kepemimpinan yang visioner memiliki arti berupa kemampuan memimpin dengan menciptakan, mengkomunikasikan, merumuskan, mensosialisasikan dan mengimplementasikan sesuatu. Hal tersebut berupa sebuah pemikiran-pemikiran yang ideal. Pemikiran tersebut berasal dari dirinya sendiri atau berupa hasil interaksi sosial antar sesama anggota atau timnya.

Seseorang yang memimpin yang menerapkan cara visioner akan selalu melihat melihat apa saja potensi yang mungkin dimiliki suatu perusahaan atau organisasi. Ia akan melihat sesuatu yang tidak dilihat oleh orang lain. Setelah melihat potensi itu, kemudian ia akan menciptakan sebuah ide yang cemerlang. Ide-ide tersebut adalah ide yang memungkinkan perusahaannya dapat bersaing dengan berbagai macam competitor.

Hal-hal seperti itulah yang diyakini dapat meraih cita-cita organisasi di masa yang akan datang. Akan tetapi, tentu saja cita-cita seperti itu harus melalui dukungan serta sebuah komitmen dari masing-masing anggota. Sehingga cita-cita dapat dicapai dengan baik.

Menjadi visioner adalah sebuah proses yang bisa dipelajari dan dilatih oleh siapa saja.

a)    Menjalin Hubungan

Langkah pertama menjadi visioner yang mewujudkan bisnis impianmu adalah dengan menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak terkait. Sebelum orang-orang berbisnis denganmu tentunya kamu harus membuat mereka menyukaimu dan percaya padamu.

 

Setelah kamu mendapatkan kepercayaan, kamu dapat menggali lebih dalam apa yang sebenarnya orang-orang butuhkan apa yang akan membuat hidup mereka lebih mudah. Kamu harus bisa mencari tahu apa yang mereka impikan dan juga kesulitan yang mereka hadapi.

 

Setelah kamu mengetahui semua hal tersebut kamu bisa meyakinkan mereka bahwa kamu dapat membuat hidup mereka lebih mudah. Dalam proses kamu membuat bisnismu diterima ini kamu harus bisa menginspirasi orang lain untuk bergabung denganmu, mempekerjakanmu, atau bahkan berinvestasi pada bisnismu. Tanpa menjalin hubungan yang baik dan tanpa kepercayaan, kamu tidak akan bisa mencapai hal-hal tersebut.

 

b)    Membangun nilai

Langkah selanjutnya mewujudkan mimpi sebagai seorang visioner adalah dengan membangun sebuah nilai. Setelah menjalin hubungan dengan baik dan dan mendapatkan kepercayaan, baru kamu bisa melangkah ke step ini.

 

Seorang visioner harus bisa meyakinkan bahwa kamu bisa memberikan nilai lebih dari yang mereka keluarkan. Kamu harus bisa membuat mereka percaya bahwa mereka mendapatkan keuntungan dari produk atau layananmu. Cara untuk membangun nilai adalah dengan mengetahui apa yang pelanggan inginkan.

 

Bagaimana cara mengetahui apa yang diinginkan oleh pelanggan? Seorang visioner tidak akan berasumsi tentang apa yang pelanggan butuhkan dan tidak akan merasa bahwa ia mengetahui segalanya

 

Kamu bisa menanyakan apa yang pelanggan inginkan dengan mengetahuinya secara langsung dari mereka. Kamu bisa melakukan survey di media sosial, lalu berdiskusi dengan orang sebanyak-banyaknya, dan juga menanyakan secara langsung pada pelanggan tentang apa yang mereka butuhkan. Setelah mengetahui apa yang mereka inginkan, barulah kamu bisa membangun nilai tersebut. Menyusun cara untuk memenuhi yang mereka inginkan dan kemudian membuat mereka mendapatkan lebih.

 

c)     Mengatasi hambatan

Langkah mewujudkan bisnis impian layaknya visioner selanjutnya adalah dengan mengatasi berbagai hambatan yang ada. Dalam bisnis, kamu membantu pelangganmu mewujudkan mimpinya. Membangun lebih banyak nilai dan hubungan, merupakan cara untuk menyingkirkan berbagai hambatan atau rintangan yang ada di antara kamu dan pelangganmu di masa depan.

 

Kamu bisa berbagai ide dengan orang-orang agar membuat mereka lebih mudah untuk setuju dan menerima penawaranmu. Di sisi lain, kamu juga harus bisa memberanikan diri untuk bertanya alasan apa yang membuat mereka menolak penawaranmu.

 

Dengan membicarakan semua hal tersebut, dapat tercipta obrolan membangun hubungan yang lebih bermakna. Setiap apa yang kamu tanyakan, tanyakanlah dengan jelas dan terperinci. Tapi ingat, pastikan kamu tidak bertanya dan meminta terlalu banyak dalam waktu yang cukup singkat. Lakukan segalanya dalam ukuran yang wajar, jangan menjadi terburu-buru dan berlebihan.

 

d)    Pastikan tercapai sebuah persetujuan

Seorang visioner tidak akan meninggalkan diskusi sebelum semua hal jelas. Setelah mencapai sebuah persetujuan, kamu harus mengetahui dengan jelas langkah apa yang selanjutnya harus dilakukan.

 

Apapun yang kamu sampaikan harus jelas dan kamu harus mampu bertahan dengan nilai dari yang kamu tawarkan.  Memang menjadi visioner mengharuskan kamu untuk berpikir dinamis dan berpikir langkah apa yang selanjutnya harus dilakukan.

 

Kamu tidak akan membiarkan sesuatu berhenti di tengah jalan. Bahkan jika mimpimu sudah terwujud, itu bukan waktunya untuk berhenti, tapi merupakan waktu untuk mengembangkan mimpi tersebut

Karakteristik Orang Visioner

1. Bertanggung jawab

Memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi merupakan bagian dari seseorang yang visioner. Setiap langkah yang diambil serta cara-cara yang dilakukan untuk mewujudkankan pasti disertai dengan rasa tanggung jawab yang tertanam dalam dirinya. Ketika mendapatkan sebuah tantangan, maka ia akan memberikan tanggung jawabnya dengan penuh terhadap apa yang sedang dikerjakan.

Hal itu ditujukan supaya tantangan tersebut dapat dilalui dengan lancer. Selain itu, hal tersebut juga demi mewujudkan ide-ide atau gagasan yang sudah direncanakan sejak awal. Tanggung jawab adalah sesuatu yang perlu terus tertanam di dalam diri orang-orang yang visio

2. Berani ambil resiko

Setiap mengambil sebuah keputusan, pasti ada resiko dibaliknya. Begitupun ketika membuat sebuah ide-ide atau gagasan. Resiko akan selalu ada dibalik ide atau gagasan yang akan dibuat. Seseorang yang ber visioner akan selalu berani mengambil segala kemungkinan dan resiko yang akan terjadi.

Hal itu karena setiap perubahan yang dilakukan tentu memiliki resiko yang harus selalu diterima dan dihadapi. Jika seseorang yang visioner tidak berani mengambil resiko, maka gagasan atau ide yang sudah dibuat akan sia-sia. Tidak akan terlaksana dengan baik bahkan bisa gagal untuk dilakukan.

3. Optimis

Sifat optimis adalah sifat yang selalu melekat di dalam seseorang yang visioner. Terkadang, seseorang yang visioner akan menganggap bahwa semua gagasan dan ide yang sudah dibuat akan berjalan dengan lancar. Semua masalah akan dilalui dengan baik.

Hal itu yang membuatnya menjadi optimis secara otomati. Akan tetapi, rasa optimis ini bukanlah sesuatu yang buruk. Perasaan optimis yang kita miliki dapat tertular kepada lingkungan sekitar sehingga sama-sama bisa menjadi optimis.

4. Konsisten

Jika konsisten menjalani apa yang sudah direncanakan, maka tujuan yang hendak dicapai akan berjalan dengan baik. Konsisten adalah sebuah sikap tidak berubah-ubah dan tetap pada apa yang sedang dikerjakan. Melalui konsisten yang kuat, maka segala gagasan dan ide-ide yang sudah dibuat akan jauh terasa lebih ringan. Sikap konsisten ini adalah salah satu sikap yang dimiliki oleh orang-orang visioner.

5. Jujur dan apa adanya

Seseorang yang visioner pasti memiliki integritas. Integritas adalah sebuah sifat, mutu atau keadaan yang menunjukkan kesatuan yang utuh sehingga memiliki potensi dan kemampuan yang memancarkan kewibawaan, salah satunya berupa kejujuran. Seseorang yang visioner akan mengedepankan sebuah kejujuran. Mereka akan bersikap seperti apa yang mereka katakan. Serta berpegang teguh pada yang sudah diucapkan.

Berkata dengan jujur serta bersikap apa adanya adalah bentuk dari penjelasan, bahwa kita adalah orang yang selalu terbuka. Orang lain akan melihat bahwa kita tidak menutup-nutupi kondisi yang sebenarnya karena bersikap apa adanya. Hal-hal seperti itu adalah sikap yang dimiliki oleh seseorang yang visioner

Ciri-ciri Orang Visioner

1. Pintar menjalin hubungan dengan baik

Menjalani hubungan dengan baik adalah salah satu karakteristik dari orang yang visioner. Menjalin hubungan baik harus dimulai dari sekarang. Menjalin hubungan baik dengan berbagai pihak juga akan menguntungkan. Keuntungan tersebut dapat dirasakan bagi diri sendiri maupun untuk perusahaan.

Membangun sebuah kepercayaan antara berbagai pihak akan membantu mempermudah mewujudkan visi yang sudah ditentukan. Ketika sudah mendapatkan kepercayaan, kita akan lebih mudah menggali apa yang sebenarnya paling dibutuhkan orang-orang. Kebutuhan-kebutuhan yang membuat hidup menjadi lebih mudah.

2. Dapat membangun sebuah nilai

Membangun dan membentuk sebuah nilai juga merupakan karakteristik dari seseorang yang visioner. Seseorang yang visioner harus dapat memberikan keyakinan kepada orang-orang yang akan bekerja sama dengannya atau dengan perusahaannya. Harus bisa meyakinkan bahwa bekerja sama dengan kita adalah hal yang tidak salah.

Selain itu, harus ada juga keyakinan serta bukti yang membuat orang lain merasa mendapatkan keuntungan dari bekerja sama dengan kita. Menanamkan nilai-nilai yang menguntungkan bagi kedua belah pihak adalah salah satu hal yang dibutuhkan antara perusahaan serta anggotanya.

3. Mampu mengatasi hambatan

Hambatan adalah sesuatu yang pasti akan selalu ada di dalam usaha. Berbagai hambatan akan dilalui dalam perjalanan menuju tujuan yang baik. Seseorang yang visioner tentu dapat mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin akan dilalui. Hambatan dapat diibaratkan sebagai teman bagi mereka. Jika menganggap hambatan adalah teman, maka hambatan akan mudah dilalui.

Seorang pemimpin yang visioner akan bekerja sama dengan timnya dalam menyelesaikan hambatan. Mereka akan menyusun cara-cara supaya hambatan dapat terselesaikan dengan baik. Bahkan, mereka akan membuat gagasan atau cara lain supaya hambatan itu tidak terjadi lagi kedepannya.

4. Dapat berpikir kritis

Berpikir kritis juga merupakan salah satu karakteristik dari orang yang visioner. Berpikir kritis adalah suatu kemampuan untuk berpikir dengan jernih serta rasional. Berpikir mengenai apa yang seharusnya dilakukan, atau apa yang seharusnya dipercaya. Berpikir kritis adalah suatu proses, dimana seseorang harus bisa membuat penilaian yang logis atau masuk akal. Selain itu seseorang yang berpikir kritis harus berpikiran secara matang.

Berpikir kritis akan membantu seseorang menjadi lebih visioner. Seseorang yang berpikir kritis akan menjadi lebih open-minded. Akan melihat segalanya dari berbagai arah dan berbagai kemungkinan yang ada. Hal itu akan menyebabkan sudut pandang menjadi lebih luas.

5. Dapat berpikir dinamis

Orang-orang yang visioner juga cenderung berpikir dinamis. Pemikiran dinamis adalah pemikiran yang penuh dengan percaya diri. Seseorang yang berpikir secara dinamis akan mengejar berbagai tujuan yang sudah ditetapkan dengan penuh semangat. Mereka akan sangat mencintai berbagai tantangan.

Berpikir dinamis membuat mereka selalu menerima argumen-argumen secara objektif. Selain itu, diskusi adalah hal yang sangat disukai. Berpikir dinamis adalah pemikiran yang sudah tertanam di dalam pikiran orang-orang visioner.

6. Dapat melakukan manajemen risiko

Seseorang yang visioner akan mampu melakukan manajemen risiko. Hal itu karena mereka sudah memikirkan segala sesuatu dengan pemikiran yang matang. Manajemen risiko adalah sebuah proses yang mengharuskan kita untuk mengidentifikasi dan menganalisis suatu kejadian. Setelah itu dilakukannya evaluasi serta pengendalian terhadap sesuatu tersebut.

Langkah selanjutnya adalah menghindari sesuatu yang buruk terjadi lagi. Serta meminimalkan kemungkinan buruk terjadi. Bahkan, jika diperlukan akan melakukan cara supaya menghilangkan risiko yang sulit untuk diterima. Manajemen risiko ini akan membantu tim dan perusahaan jika mengalami suatu masalah yang menyebabkan kerugian.

7. Memiliki rencana yang sistematis

Seseorang yang visioner pasti sudah mempersiapkan sebuah planning serta tujuan untuk di masa yang akan datang. Sebelum itu, tentu harus disertai dengan pemahaman yang marang mengenai alasan pembuatan tujuan-tujuan tersebut. Membuat sesuatu sesuai dengan kemampuannya juga merupakan hal yang lebih nyaman.

Ketika melaksanakan planning, jangan menuntut harus berhasil dalam waktu-waktu tertentu. Melakukan sedikit demi sedikit akan lebih efektif. Selain itu, akan membuat tujuan jadi lebih mudah tercapai.

8. Memiliki tabungan investasi

Memiliki tabungan adalah salah satu hal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang ber visioner, hal ini dikarenakan ia paham mengenai kemungkinan-kemungkinan krisis keuangan yang bisa saja terjadi kepada siapapun dan kapanpun.

Menurutnya, menabung dalam jumlah yang banyak atau sedikit tetapi secara rutin adalah hal yang baik. Hal tersebut akan membantu untuk menghindari nasib buruk yang bisa saja terjadi. Orang-orang visioner tidak hanya menyiapkan sesuatu atau ide mengenai jalan kehidupannya. Namun juga masalah keuangan yang tidak lupa untuk dipersiapkan.

9. Membantu orang lain berkembang

Sukses adalah sebuah hasil dari upaya yang selalu dikerjakan. Akan tetapi, dibalik kesuksesan itu pasti ada orang-orang yang turut ikut terlibat di dalamnya. Orang-orang yang membantu tersebut juga pastinya melakukan sesuatu dengan baik.

Seseorang yang visioner tentu akan membantu orang-orang disampingnya untuk ikut berkembang. Hal itu juga dilakukan untuk membantu memperlancar gagasan atau idenya. Memastikan semua bekerja pada tugasnya masing-masing juga merupakan hal yang perlu dilakukan.

10. Fokus pada hasil

Fokus pada hasil adalah ciri-ciri dari orang yang visioner. Bagaimana cara supaya apa yang dikerjakan berjalan dengan baik? Banyak jawaban-jawaban yang bisa diberikan untuk pertanyaan tersebut. Orang-orang yang ber visioner selalu fokus pada hasil yang ingin mereka dapatkan. Orang-orang yang visioner akan menunjukan bahwa fokus pada hasil adalah hal yang paling penting.

11. Menginspirasi atau memotivasi

Motivasi serta inspirasi adalah salah satu kunci dari keberhasilan seseorang. Mengarahkan seseorang menjadi lebih baik juga menjadi salah satu langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan. Beberapa orang biasanya menghabiskan waktu dengan terlibat langsung pada apa yang dikerjakan oleh timnya.

Mereka memberikan tips-tips serta visi mereka untuk menciptakan situasi yang antusiasme. Sehingga komitmen di dalam tim akan tetap terjaga. Langkah kecil yang dilajukan ini bisa menjadi sebuah inspirasi dan motivasi bagi tim. Selain itu, hal-hal positif seperti ini akan memberikan dorongan kepada tim supaya menjadi lebih baik lagi.

12. Suka bereksperimen

Bereksperimen adalah hal yang sering dilakukan oleh orang-orang yang visioner. Bagi mereka, eksperimen adalah hal yang perlu dilakukan. Bereksperimen akan membuat mereka mengetahui seberapa kuat gagasan atau ide yang akan dirumuskan.

Selain itu, bereksperimen juga akan membuat mereka mengetahui seberapa jauh gagasan atau ide yang bisa dijalankan. Melalui eksperimen pula, orang-orang visioner dapat membuat kembali ide-ide atau gagasan baru. Ide atau gagasan baru tersebut dapat digunakan untuk masa yang akan datang.

Tentunya eksperimen yang dilakukan harus sesuai dengan tujuan yang ingin diterapkan. Meskipun suka bereksperimen, tetapi apa yang mereka lakukan tetap dipertimbangkan bagaimana hasilnya. Seseorang yang visioner tidak akan langsung bereksperimen tanpa perencanaan yang matang.

Itulah beberapa informasi mengenai visioner. Menjadi orang yang visioner memang memerlukan segala persiapan. Akan tetapi, orang-orang yang memiliki sebuah visi akan lebih mudah untuk mencapai tujuannya

Daftar Pustaka

Apa Itu Visioner? Ini Karakteristik Dan Ciri-ciri Orang Yang Memilikinya - Gramedia Literasi

Modul 04.docx (live.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.