September 04, 2022

Eksistensi Wirausahawan Dalam Dunia Bisnis dan Usaha

Oleh : Ellyza Tri Septianingrum (@V23-ELLYZA) 

ABSTRAK 

        Kata “Wirausaha” seperti sudah tidak asing lagi dalam telinga kita. Dalam kehidupan sehari – hari kita sering mendengar istilah ini maupun melihat langsung penerapannya dalam kehidupan masyarakat. Jika kita amati, tren berwirausaha sudah mulai marak di Indonesia. Mulai dari industry rumah tangga, UMKM, hingga usaha dengan skala besar. Ada beberapa alasan yang melatar belakangi seseorang ingin menjadi wirausahawan, diantaranya ialah karena alasan pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan karyawan, jam kerja yang tidak terikat waktu, bebas menyalurkan ide, dan sebagainya. Dari beberapa alasan tersebut mendorong banyak orang ingin menjadi seorang wirausahawan. Nyatanya menjadi seorang wirausahawan ataupun pengusaha tidaklah mudah. Diperlukan beberapa skill yang harus dikuasai jika ingin usaha tersebut dapat berkembang sesuai dengan yang diinginkan. Beberapa skill yang harus dikuasai ialah seperti Kreatifitas (Creatifity), Ide (Idea), Kesempatan (Opportunity), Matching, dan Future of Tech. Kelima skill tersebut akan diuraikan satu per satu pada artikel ini. Keyword : Wirausaha, Pengusaha, Skill 

PENDAHULUAN 

        Banyak dari kita yang sudah tidak asing lagi mendengar istilah Wirausaha maupun kewirausahaan. Namun taukah kita apa perbedaan dari pengertian kedua kata tersebut ?. Mengutip dari Investopedia, Wirausaha adalah kegiatan seseorang yang menciptakan bisnis baru dengan menanggung sebagian besar risiko dan menikmati sebagian besar imbalan. Sedangkan Kewirausahaan memiliki arti proses mendirikan dan menjalankan bisnis atau usaha tersebut. Orang yang menjalankan sebuah wirausaha disebut wirausahawan, usahawan, maupun pengusaha. Pendapatan yang besar menjadi salah satu faktor utama banyaknya masyarakat yang ingin beralih profesi mulai dari karyawan menjadi pengusaha. Banyak orang memandang indahnya menjadi seorang pengusaha dari kacamata keuntungan belaka. Tidak dapat dipungkiri bahwa menjadi seorang wirausahawan memiliki banyak sekali keuntungan, diantaranya seperti pendapatan yang lebih besar dari seorang karyawan apabila sebuah bisnis berhasil berkembang, tidak terikat oleh jam kerja, adanya status social yang menganggap bahwa seorang pengusaha akan hidup sejahtera, dapat membuka lowongan kerja baru, dan masih banyak lagi. Namun banyak orang seolah tidak mau memikirkan hal – hal “tak tampak” dari seorang pengusaha. 
        
        Menjadi sebuah wirausahawan tidaklah mudah. Banyak faktor yang dapat membawa usaha mereka menuju dua tujuan akhir, yakni kesuksesan maupun kegagalan. Sebagian masyarakat hanya memimpikan keuntungan menjadi seorang pengusaha tanpa siap menanggung resiko dan menjalani tahapan yang tidak mudah. Untuk menjadi seorang wirausahawan yang sukses, seseorang perlu memiliki skill dan kemampuan yang dapat menghantarkan bisnisnya ke sebuah kesuksesan. Skill yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha tersebut antara lain kreatifitas, pencetusan ide, kemampuan membaca peluang, keselarasan, dan melek akan teknologi. 

PERMASALAHAN 

Dari uraian di atas maka terdapat beberapa permasalahan yang akan dibahas dalam artikel ini. 
1. Uraikan mengenai Kreatifitas, Ide, Peluang, Keselarasan, dan Future of Tech dalam kaitannya dengan skill seorang wirausahawan 
2. Apa yang terjadi bila seorang wirausahawan tidak memiliki skil tersebut ? Berikan Contohnya 

PEMBAHASAN 

1. Skill Seorang Wirausahawan 

A. Kreatifitas (Creatifity) 
Kreatifitas adalah proses mental yang melibatkan pemunculan gagasan atau anggitan baru, atau hubungan baru antara gagasan dan anggitan yang sudah ada. – Wikipedia. Dalam arti sempit, kreatifitas dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan suatu produk baru maupun pengembangan dari produk yang sudah ada (berinovasi). Menurut Guilford ada lima sifat yang menjadi ciri kemampuan berfikir kreatif, yaitu kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), penguraian (eleboration), dan perumusan kembali (redefinition). Seorang wirausahawan penting untuk memiliki skill kreatifitas, karena dengan kemampuan berkreasi inilah ia akan dapat terus mengembangkan bisnisnya dengan terus menghadirkan inovasi – inovasi baru sehingga bisnis yang ia jalankan tidak akan tertinggal dan menjadi mati. 

B. Ide (Idea) 
Ide ialah rancangan yang tersusun di dalam pikiran, dapat juga disebut sebagai gagasan. Adanya ide merupakan suatu kunci utama seorang wirausahawan apabila ingin menjalankan sebuah usaha. Ide merupakan tahapan awal yang dari sanalah nanti akan lahir sebuah produk yang dapat dipasarkan kepada masyarakat luas. Dari uraian di atas, dapat dikatakan bahwa seorang pengusaha harus memiliki skill mencetuskan ide, karena tanpa adanya ide, maka tidak aka nada produk yang dikembangkan. Ide dapat berasal dari mana saja. Seorang wirausahawan dapat menggali ide dari mencari kebutuhan konsumen, peristiwa di suatu masalah, permasalahan dalam masyarakat, dan sebagainya. 

C. Peluang (Opportunity) 
Sejatinya seorang wirausahawan harus memiliki skill pintar membawa peluang, karena dengan kemampuan inilah sebuah bisnis dapat berjalan dengan lancar. TSeorang wirausahawan yang pintar membaca peluang akan dapat mengetahui produk apa yang sedang dibutuhkan pasar, hal – hal yang sedang menjadi perbincangan, hal – hal yang popular, dan sebagainya. Sehingga wirausahawan tersebut dapat menjual barang yang dibutuhkan oleh customer. Dengan demikian, bisnis akan berjalan lancar karena adanya lonjakan peminat. 

D. Kecocokan (Matching) 
Kecocokan (matching) penting diterapkan dalam sebuah bisnis. Hal ini bertujuan untuk menjaga agar bisnis yang dijalankan tetap selaras (cocok) dengan ide awal dan tujuan awal dibangunnya bisnis tersebut 

E. Future of Tech 
Teknologi masa depan atau melek akan teknologi merupakan satu hal yang sangat penting diterapkan dalam sebuah bisnis. Perkembangan zaman yang ada turut serta mendorong kemajuan teknologi saat ini. Oleh karena itu, seorang wirausahawan harus dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman apabila tidak ingin bisnisnya tertinggal. Dalam skill ini terdapat juga istilah Technopreneurship. Technopreneurship merupakan sebutan untuk seseorang yang memanfaatkan perkembangan teknologi mutakhir untuk dioptimalkan sebagai basis dalam mengembangkan pengembangan usaha. –Quipper 

2. Seorang wirausahawan yang tidak memiliki kreatifitas, ide, peluang, keselarasan, dan Future of Tech akan mengalami ketertinggalan perkembangan zaman karena mereka akan terus menerapkan system lama yang sudah tidak lagi sesuai dengan teknologi yang ada. • Contoh : Ketika pandemi menghantam, banyak startup yang terpaksa berhenti operasi termasuk Airy Rooms yang menyetop operasionalnya per 31 Mei 2020. CEO Airy Rooms Indonesia Louis Alfonso Kodoatie mengatakan penghentian semua kegiatan operasional Airy dilakukan dengan mempertimbangkan banyak hal termasuk kondisi pasar yang nyaris tumbang akibat pandemi Covid-19. • Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penyebab kegagalan Airy Rooms adalah minimnya permintaan pasar pada saat pandemi, biaya operasional perusahaan yang tidak tercover, serta ketidak mampuan perusahaan dalam menangani faktor eksternal yang terjadi 
  
KESIMPULAN 

Seiring dengan perkembangan zaman yang ada, manusia dituntut untuk mampu beradaptasi dengan lingkungan. Tidak terkecuali bagi para wirausahawan. Dalam hal ini, seorang pengusaha yang memiliki skill dan keahlian yang cakap akan dapat membawa bisnisnya pada gerbang kesuksesan. Namun sebaliknya, wirausahawan yang tidak memiliki skill akan membawa bisnisnya ke dalam jurang kehancuran. Mengambil contoh dari perusahaan Airy rooms, Ketika pandemi menghantam, banyak startup yang terpaksa berhenti operasi termasuk Airy Rooms yang menyetop operasionalnya per 31 Mei 2020. CEO Airy Rooms Indonesia Louis Alfonso Kodoatie mengatakan penghentian semua kegiatan operasional Airy dilakukan dengan mempertimbangkan banyak hal termasuk kondisi pasar yang nyaris tumbang akibat pandemi Covid-19. Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa penyebab kegagalan Airy Rooms adalah minimnya permintaan pasar pada saat pandemi, biaya operasional perusahaan yang tidak tercover, serta ketidak mampuan perusahaan dalam menangani faktor eksternal yang terjadi 

REFERENSI 

Hidayat, Atep Afia. 2020. PPT Kewirausahaan III :Creatifity, Idea, Opportunit, Matching, Future of Tech. 
Hidayat, Atep Afia. 2020. Doc Kewirausahaan III :Creatifity, Idea, Opportunit, Matching, Future of Tech. 
https://www.bisnisan.id/2020/11/17-alasan-orang-memilih-untuk-menjadi-wirausahawan.html#:~:text=1.-,Bewirausaha%20demi%20mempunyai%20penghasilan%20besar,besar%20ketimbang%20menjadi%20seorang%20karyawan. 
https://campus.quipper.com/careers/technopreneur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.