September 04, 2022

HAL-HAL YANG BERPERAN PENTING DAN CIRI DALAM PELUANG USAHA



Oleh : Ryan Setya Rama (@V17-RYAN)

Abstrak

Artikel ini membahas tentang hal yang perlu diperhatikan dalam menilai peluang usaha. Sifat wirausahawan adalah selalu mencari dan melihat peluang yang tersembunyi dengan gagasan baru dan bekerja keras untuk merubah peluang menjadi kenyataan. Kreativitas dalam memunculkan ide memiliki peranan penting dalam inovasi produk sebuah usaha. Sutomo (2007) menjelaskan bahwa kreativitas menjadikan peluang sebagai ide praktis yang dapat diterapkan ke pekerjaan sehari-hari memerlukan kemampuan pengembangan ide (divergen) dan kemampuan mengerucutkan ide (konvergen).

Kata Kunci : usaha, peluang, entrepreneur

PENDAHULUAN

            Kewirausahaan adalah padanan kata dari entrepreneurship dalam Bahasa inggris unternehmer dalam Bahasa jerman, ondernemen dalam Bahasa belanda sedangkan diinonesia diberi nama kewirausahaan. Kata entrepreneur berasal dari Bahasa perancis yaitu entreprende yang berarti petualang, pengambil risiko, kontraktor, pengusaha (orang yang mengusahakan suatu pekerjaan tertentu), dan pencipta yang menjual hasil ciptaannya. Kewirausahaan adalah suatu proses menciptakan sesuatu dengan menggunakan waktu dan kegiatan disertai modal, jasa dan resiko serta menerima balas jasa, kepuasan. Dan kebebasan pribadi.

PEMBAHASAN

Peluang usaha bisa muncul dari mana-mana. Baik muncul dari diri sendiri melalui intuisi maupun melalui hasi pencarian ide yang dilakukan secara sengaja, maupun muncul sebagai respon terhadap faktor di luar diri (tawaran, lokasi straegis, permintaan pasar, bahan baku melimpah, dsb). Beberapa hal yang perlu diingat oleh seorang wirausaha dalam melihat peluang adalah (Supriyadi&Widodo, 2002) :

1.     Pengalaman dan objektifitas

Pengalaman akan membantu seseorang wirausaha dalam menilai
sebuah peluang usaha. Misalnya pengalaman seseorang berdagang pakaian
batik akan membantunya menilai peluang membuka konveksi pakaian
batik. Pengalaman bisa berasal dari apa yang pernah dilakukannya, bisa
juga melalui konsultasi dengan orang yang lebih berpengalaman. Selain itu objektivitas dalam menilai sebuah peluang juga diperlukan sehingga usaha
yang dijalani sudah diawali dengan perhitungan yang matang.

2.     Kedekatan Pasar

Salah satu kesalahan dalam wirausaha yaitu ada kecenderungan hanya faktor kemampuan berproduksi saja yang diutamakan, sedangkan kemampuan untuk memenuhi keinginan konsumen kurang diperhatikan. Mestinya memproduksi untuk bisa dijual, bukan sekedar memproduksi apa yang dapat dibuat.

3.     Pemahaman Teknis

Kurangnya pemahaman teknis terutama bagi produk baru akan menghambat atau mengakibatkan tertundanya pendirian usaha baru. Sebaiknya saat melihat peluang usaha, seorang wirausaha segera mencari tahu sedetail mungkin persiapan teknis yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha tersebut, sehingga saat usaha dimulai tidak banyak waktu dan biaya terbuang karena faktor teknis.

4.     Kebutuhan Finansial 

Perlu dihitung biaya yang dibutuhkan untuk produk baru, termasuk biaya coba-coba. Pengadaan alat, pelatihan SDM, dan lain-lain. Besarnya kebutuhan ini akan membantu menentukan harga serta kapan dan bagaimana break event point (BEP) dapat dicapai.

5.     Diferensiasi Produk 

Terutama untuk membedakan produk maupun jasa yang akan ditawarkan, dengan produk pesaing. Peluang akan semakin besar jika seorang wirausaha mampu menawarkan produk yang memiliki nilai lebih atau berbeda dari yang sudah ada.

6.     Pemahaman Aspek Hukum 

Terutama berkaitan dengan masalah hak cipta, merk dagang, hak paten, dll (SIUT, SIUP, SIUJK, TDP, NPWP, PKP). Pemahaman terhadap aspek hukum membantu mengurangi faktor resiko. 

Menurut Sri Ayu Ramadhani dalam Modul Peluang Usaha, pengertian peluang usaha adalah sebuah kesempatan yang ada dan bisa dimanfaatkan untuk memperoleh sebuah keuntungan bagi seseorang atau wirausaha.

Arif F. Hadipranata juga berpendapat bahwa peluang usaha adalah risiko yang harus diambil dan dihadapi dengan mengelola dan mengatur berbagai urusan yang berhubungan dengan dunia keuangan (financial).Lain lagi dengan

Thomas W. Zimmerer, menurutnya peluang usaha merupakan sebuah terapan yang terdiri dari kreativitas dan inovasi, khususnya dalam memecahkan sebuah masalah dengan melihat kesempatan yang dihadapi setiap hari.

CIRI PELUANG USAHA

Dari pemahaman di atas, peluang usaha merupakan sebuah kesempatan bagi para pelaku usaha untuk bisa mengembangkan bisnisnya sebesar mungkin.Sayangnya, tidak semua peluang tersebut bisa dikatakan sebagai peluang usaha. Banyak juga pengusaha yang keliru ketika memilih peluang usaha. Hasilnya, tentu saja mereka gagal dalam eksekusi dan penerapannya.Alasannya beragam, namun kebanyakan karena peluang usaha tersebut tidak sesuai dengan kemampuan atau visi mereka.

Oleh karena itu, tidak semua peluang bisa dikatakan sebagai peluang usaha. Untuk memudahkan kamu dalam mengidentifikasi mana yang termasuk peluang usaha atau tidak, berikut adalah ciri-ciri peluang usaha.

1.     Peluang usaha harus ide yang orisinal dan tidak meniru.

2.     Peluang usaha harus bisa mengantisipasi berbagai perubahan dan persaingan, serta sesuai dengan kebutuhan pasar di masa yang akan datang.

3.     Peluang usaha harus sesuai dengan keinginan pengusaha agar usaha yang dijalankan bisa bertahan lama.

4.     Peluang usaha harus didasari rasa yakin dan bisa mewujudkannya.

5.     Peluang usaha harus memiliki tujuan keuntungan, namun sebaik apa pun peluang tersebut, akan ada risiko di belakangnya. Besar kecilnya peluang tersebut tergantung seberapa besar risiko yang berani kamu ambil.

Hal itulah yang menjadi alasan mengapa para pengusaha harus memiliki wawasan dan pemahaman yang luas. Tujuannya agar pengusaha tersebut tidak gegabah dan salah langkah ketika mengambil keputusan terhadap sebuah peluang.

KESIMPULAN

Peluang usaha adalah sebuah kesempatan untuk kita dalam mengembangkan usaha dengan melihat hal-hal positif yang ada untuk dapat dimanfaatkan dalam pengmbangan usaha yang dimiliki. Dengan adanya peluang berarti adanya hal-hal positif yang mengarah pada kemajuan atau perkembangan suatu usaha yang sedang di bangun atau yang baru mulai di bangun dengan melihat prospek ke depan usaha nantinya akan menjadi lebih baik dan meningkatnya pendapatan usaha tersebut.

Peluang berarti juga pasar. Jika seseorang ingin berhasil, apalagi berhasil sebagai entrepreneur, dia harus bisa secara cerdik menangkap dan memanfaatkan peluang, kemudian mengambil keputusan yang tepat agar memenangkan persaingan di pasar.Dengan kreativitas berarti seseorang bisa secara bersama-sama menciptakan atau menangkap peluang dan memaksimalkan resources lain yang bisa mendukung agar peluang-peluang dan kreativitas itu menjadi berhasil. Dan agar peluang-peluang dan kreativitas itu berhasil dibutuhkan komunikasi yang baik. Bagi seorang entrepreneur, keterampilan berkomunikasi itu sangat penting. Segala ide dan kreativitas yang ada pada diri seorang entrepreneur harus bisa dikomunikasikan dengan baik ke pasar.

 

Referensi

https://rudijunti20.blogspot.com/2018/01/makalah-konsep-dasar-kewirausahaan.html

https://pdfcoffee.com/peluang-usaha-8-pdf-free.html

https://mitra.bukalapak.com/artikel/pengertian-peluang-usaha-116639

https://barometernews.co.id/ekonomi/tujuh-analisis-peluang-usaha-bagi-pengusaha-pemula.html

https://www.studocu.com/id/document/universitas-muhammadiyah-jambi/manajemen/makalah-mengenai-peluang-usaha/28568237


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.