September 03, 2022

INOVASI SERTA PERANAN TECHNOPRENEURSHIP DALAM MENGOPTIMALKAN BERBAGAI POTENSI PERKEMBANGAN TEKNOLOGI

 


Laykha Fitriani Az Zahra (@V12-LAYKHA)

ABSTRAK

Artikel ini membahas tentang mengenal lebih dalam apa itu technopreneurship, inovasi-inovasi technopreneurship apasaja yang dapat meningkatkan perekonomian, serta peranan dalam masyarakat. Dikarenakan minimnya pertumbuhan bisnis dan pekerjaan baru yang dapat menyebabkan pengangguran. Perlu adanya sebuah teknologi untuk mengolah sesuatu agar terjadi efisiensi biaya dan waktu, sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih berkualitas, dasar penciptaan teknologi di antaranya kebutuhan pasar, solusi atas permasalahan, aplikasi berbagai bidang keilmuan, perbaikan efektivitas dan efisiensi produksi serta modernisasi. Teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan kontribusi bagi perusahaan dan pasar. Mereka telah menjadi sumber daya produksi yang penting bagi perusahaan. Technopreneurship memiliki peran yang sangat banyak, terutama bagi orang - orang yang ingin meningkatkan bisnisnya. Technopreneurship bermanfaat dalam pengembangan industri besar dan juga dapat diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lemah untuk meningkatkan kualitas hidupnya sendiri.

Kata kunci: Technopreneurship, inovasi, peranan, teknologi.

 

PENDAHULUAN

Permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia dihadapkan pada ketimpangan antara kesempatan kerja dan pasokan tenaga kerja. Minimnya pertumbuhan bisnis dan pekerjaan baru secara umum dapat menyebabkan masalah pengangguran (Kamil et al., 2018). Pentingnya kewirausahaan dalam perekonomian telah melahirkan pendidikan kewirausahaan (Fitriati et al., 2011). Teknologi telah menyumbangkan perubahan dan kemajuan yang pesat untuk dunia dan kemanusiaan yang didukung oleh modern kewiraswastaan (Sulianta & Sapriya, 2019). Teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan kontribusi bagi perusahaan dan pasar. Mereka telah menjadi sumber daya produksi yang penting bagi perusahaan (Herdon et al., 2012). Fenomena internet dan teknologi informasi telah mengubah cara masyarakat melakukan aktivitasnya (Sulianta & Sapriya, 2019).

Inovasi, kemampuan dalam teknologi dan kemampuan berwirausaha merupakan solusi untuk meningkatkan keadaan ekonomi Indonesia yang sedang bertumbuh. Inovasi adalah langkah - langkah yang sistematis untuk mengubah sesuatu (produk, ide, informasi, teknologi dan lainnya) menjadi sebuah sumber yang memiliki nilai tinggi. Sedangkan technopreneursip yang memadukan proses teknologi dan kemampuan berwirausaha merupakan sumber yang sesungguhnya untuk kekuatan ekonomi berbasis pengetahuan. Technopreneurship merupakan proses sintesis dalam rekayasa untuk masa depan manusia, organisasi, negara dan bangsa. Panduan strategi dan proses pengambilan keputusan menjadi makin diminati dan kompleks.

 

PEMBAHASAN

Pengertian Technopreneurship

Kata "Technopreneurship" merupakan gabungan dari kata "Technology" dan " Entrepeneurship". Pengertian teknologi (technology) sebenarnya berasal dari Bahasa Perancis yaitu La Teknique yang dapat diartikan dengan "Semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional ". Dalam hal ini yang dimaksudkan dengan "sesuatu" tersebut dapat saja berupa benda atau konsep. Bahkan teknologi telah menjadi suatu sistem atau struktur dalam eksistensi manusia di dalam dunia. Teknologi bukan lagi sekedar sebagai suatu hasil dari daya cipta yang ada dalam kemampuan dan keunggulan manusia, tetapi ia bahkan telah menjadi suatu " daya pencipta " yang berdiri di luar kemampuan manusia, yang pada gilirannya kemudian membentuk dan menciptakan suatu komunitas manusia yang lain (Kurniawan, 2019).

Kata Entrepreneurship berasal dari kata Entrepeneur yang merujuk pada seseorang atau agen yang menciptakan bisnis atau usaha dengan keberanian menanggung risiko dan ketidakpastian untuk mencapai keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengidentifikasi peluang yang ada. Sedangkan Technopreneur merupakan orang yang menjalankan technopreneurship atau seorang yang menjalankan usaha yang memiliki semangat entrepreneur dengan memasarkan dan memanfaatkan teknologi sebagai nilai jualnya (Zimmerer and Scarborough, 1996). Jadi, dapat disimpulkan bahwa technopreneurship sebagai proses pembentukan dan kolaborasi antara bidang usaha dan penerapan teknologi sebagai instrumen pendukung dan sebagai dasar dari usaha itu sendiri, baik dalam proses, sistem dan stakeholder. Technopreneur itu adalah Entrepreneur yang dapat mengoptimalkan berbagai potensi perkembangan teknologi yang sedang berkembang.

 

Inovasi-Inovasi Technopreneurship

Berikut adalah beberapa ragam contoh inovasi berbasis teknologi yang dapat dilakukan para teknopreneur (Samah, 2013), yaitu:

1.      Inovasi Model Bisnis

Inovasi model bisnis perlu diterapkan pada sebuah perusahaan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan. Contoh Amazon, sebagai salah satu wirausaha perdagangan digital terbesar di muka bumi melakukan co-creation pada model bisnisnya.

2.      Inovasi Pemasaran

Pengembangan dalam metode pemasaran baru dengan menyempurnakan desain produk dan pemaketan (packaging), promosi dan harga produk, seperti: Expedia.com.

3.      Inovasi Proses

Implementasi dari perbaikan produk baru dan pengiriman produk, seperti Dell.com.

4.      Inovasi Layanan

Pada perusahaan manufaktur dan jasa biasanya akan memberikan layanan kepada pelanggannya.

 

Peranan Technopreneurship dengan masyarakat

Peranan technopreneurship sangat banyak, terutama bagi orang - orang yang ingin meningkatkan bisnisnya. Suatu inovasi yang dihasilkan harus berupa ide ide kreatif dan terkini pada saat sekarang ini. Technopreneurship bermanfaat dalam pengembangan industri besar dan juga dapat diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lemah untuk meningkatkan kualitas hidupnya sendiri (Thahir, 2015). Peran yang begitu besar dari technopreneurship ini sudah tentu diharapkan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan (sustainable development).

Technopreneurship tidak hanya bermanfaat dalam pengembangan industri - industri besar dan canggih. Technopreneurship juga dapat diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lemah dan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Technopreneurship dapat memberikan manfaat baik secara ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Adapun dampak Technopreneurship secara ekonomi adalah:

a)      Meningkatkan efisiensi dan produktivitas

b)      Meningkatkan pendapatan

c)      Menciptakan lapangan kerja baru

d)      Menggerakkan sektor - sektor ekonomi yang lain.

Adapun manfaat dari segi sosial diantaranya adalah mampu membentuk budaya baru yang lebih produktif, dan berkontrbusi dalam memberikan solusi pada penyelesaian masalah - masalah sosial. Manfaat dari segi lingkungan antara lain ialah memanfaatkan bahan baku dari sumber daya alam Indonesia secara lebih produktif; Meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya terutama sumber daya energi. Ada beberapa bidang invensi dan inovasi yang dapat diprioritaskan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat ekonomi lemah terdiri dari: air, energi, kesehatan, pertanian, dan keanekaragaman hayati (water, energy, health, agriculture, dan biodiversity).

 

KESIMPULAN

Jadi, dapat disimpulkan bahwa technopreneurship sebagai proses pembentukan dan kolaborasi antara bidang usaha dan penerapan teknologi sebagai instrumen pendukung dan sebagai dasar dari usaha itu sendiri, baik dalam proses, sistem dan stakeholder. Technopreneur itu adalah Entrepreneur yang dapat mengoptimalkan berbagai potensi perkembangan teknologi yang sedang berkembang. technopreneurship perananan sangat banyak, terutama bagi orang - orang yang ingin meningkatkan bisnisnya. Technopreneurship bermanfaat dalam pengembangan industri besar dan juga dapat diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lemah untuk meningkatkan kualitas hidupnya sendiri. Ditambah lagi ada berbagai macam inovasi-inovasi technopreneurship yang dapat meningkatkan perekonomian.

 

SARAN

Perlu adanya dongkrakan daya saing nasional dengan cara menggali potensi sumber daya yang ada diseluruh nusantara dengan mengangkat kearifan lokal kedaerahan dipadukan dengan inovasi teknologi dan sentuhan bisnis yang menguntungkan.

 

DAFTAR PUSTAKA

Creation, E. B. Teknopreneurship: Pemahaman, Peran dan Inovasi.

Modul Mata Kuliah Kewirausahaan 3. Universitas Mercu Buana. Jakarta.

Siregar, D., Purnomo, A., Mastuti, R., Napitupulu, D., Sadalia, I., Sutiksno, D. U., ... & Simarmata, J. (2020). Technopreneurship: Strategi dan Inovasi. Yayasan Kita Menulis.

Wasito, H. (2013). Pengembangan model bahan pembelajaran teknopreneurship (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Malang).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.