September 18, 2022

Kepemimpinan Dalam Memanajemen untuk Startegi Bisnis

 


Oleh : Muhammad Kamaludin Fasya (@V35-Kamaludin)

Abstrak

Di dunia yang kita ketahui,bahwa berbisnis merupakan suatu hal yang diperlukan untuk kelangsungan hidup, oleh karena itu dalam berbisnis kita memerlukan sebuah strategi, dengan adanya strategi bisnis ini, semua rencana yang akan dilakukan akan menjadi teratur, pada dasarnya manusia ingin memiliki bisnis sendiri atau berwirausaha, hal ini merupakan keinginan banyak orang di Indonesia, dengan begitu memanajemenkan suatu usaha diperlukan dengan adanya seorang pemimpin. 

keywords : usaha, bisnis, strategi.

Pendahuluan

Menciptakan lapangan pekerjaan diera sekarang itu sulit jika tidak ada suatu yang dipersiapkan, akan tetapi berbisnis merupakan passion seseorang wirausaha, adanya sumber pendapatan juga alasan utama seseorang untuk memulai suatu usaha. Menurut ''Asia Pacific Entrepreneurship Instights Survei 2019 yang diadakan oleh Herbalife Nutrition'' Survei yang melibatkan responden di 9 negara asia pasifik, yaitu Australia, Indonesia, Filipina, Singapura, Korea Selatan, Hongkong, Jepang, Malaysia dan Thailand (Mei 2019) itu mempunyai mimpi untuk memiliki bisnis sendiri, yang menarik keinginan untuk jadi wirausaha paling kuat ditemukan pada responden dari Indonesia (96 persen), disusul Filipina (92 persen), Thailand (89 persen), dan Malaysia (86 persen). Ketika ditanya kapan akan mewujudkan mimpi tersebut, mayoritas responden menjawab akan mengikuti intuisi mereka (64 persen). Bila mereka membuka bisnis, 52 persen responden di Indonesia mengaku dimotivasi oleh keinginan menyalurkan passion serta menambah pendapatan.

Permasalahan

  1. Bagaimana cara pemimpin dalam manajemen suatu bisnis ?
  2. Apa saja Strategi pemimpin dalam berbisnis ?
  3. Fungsi manajemen dalam berbisnis ?

Pembahasan 

  1. Caranya yaitu ;
    a. Menciptakan komunikasi yang sifatnya terbuka 
    Cara pertama yang harus dilakukan adalah dengan menciptakan sebuah komunikasi yang bersifat terbuka . Hal tersebut bertujuan untuk menunjukkan sikap tanggung jawab yang dimiliki oleh seorang pemimpin.
    b. Selalu Menanamkan Untuk Mengakui Kesalahan dan Kekurangan
    Seorang pemimpin tidak boleh bersifat egois atau ingin menang sendiri. Karena sifat tersebut tidak akan disukai oleh karyawan dan juga tidak termasuk kategori pemimpin yang baik. Namun sebagai pemimpin sebaiknya selalu mengakui atas kesalahan yang telah diperbuat.
    c. Sebagai Mediator
    Mediator dapat diartikan sebagai orang yang dijadikan media atau panutan dalam menyikapi sebuah masalah yang ada baik kecil maupun besar. Karena pada dasarnya sebuah masalah akan muncul jika sudah diawali dengan masalah yang kecil.
    d. Berkolaborasi
    Kolaborasi merupakan sebuah kata yang dapat diartikan sebagai suatu hal yang dilakukan dengan tidak mengerjakan secara sendiri. Dalam artian mampu bekerja dengan profesional tanpa membedakan para anggota yang cerdas maupun tidak.

  2. Strateginya yaitu ;
    a. Memiliki visi, misi, dan arah gerak yang jelas
    Visi, misi, dan arah gerak merupakan kesatuan yang wajib ada dalam membangun organisasi dan bisnis. Tujuan ada sebagai patokan, bagaimana kinerja sumber daya terarah ke arah tujuan tersebut. Demikian beserta misi strategis yang mengiringinya.
    b. Tidak membuang-buang waktu
    Banyak ditemui pemimpin yang hobi membuat rapat, namun tanpa tujuan yang jelas. Rapat hanya membuang-buang waktu tanpa adanya pekerjaan maupun perubahan yang dapat dilakukan setelahnya.
    c. Terlibat penuh dalam banyak hal
    Meski bisnis maupun organisasi memiliki banyak elemen sumber daya manusia beserta pembagian tugasnya, pemimpin perlu banyak tahu dengan masing-masing tugas, meski hanya pada bagian umumnya.

  3. Fungsinya yaitu;
    Seperti yang dikutip dalam buku “The Professional Management” oleh Louis A. Alen Fungsi utama manajemen sebagai berikut:

    a. Memimpin (Leading) ; Mengambil keputusan, melakukan komunikasi, memberikan motivasi.
    b. Merencanakan (Planning) ; Forecasting, Membuat target dan sasaran, Programming.
    c. Menyusun (Organizing) ; menentukan job desc masing-masing, mendeskripsikan hal-hal yang dianggap efektif, mendelegasikan tanggung jawab dan wewenang.
    d. Mengawasi (Controlling) ; Melakukan pengawasan, pengendalian, dan pengamatan serta perkembangan pekerjaan, pengukuran hasil pekerjaan, melakukan tindakan perbaikan dan mengoreksi kesalahan.


Kesimpulan
Jika kalian adalah seorang pemilik usaha atau pemimpin, sifat yang kalian bangun akan menentukan keberhasilan dalam bisnis kalian. Pastikan kalian sudah memenuhi semua kebutuhan dalam setiap bisnis, oleh karena itu sangat diperlukan sekali bahwa bagaimana cara pemimpin memimpin suatu usaha, bagaimana pemimpin mengolah waktu, agar suatu usaha bisnis berjalan lancar tanpa adanya hambatan yang mengahalangi jalannya bisnis tersebut.

Referensi
Afia Hidayat, Atep. Modul Kewirausahaan 3. Advance Business Strategy (Leadership and management). Universitas Mercu Buana Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.