September 04, 2022

Mengembangkan Kemampuan Berbisnis dengan Memahami Aspek dan Konsep dari Berpikir Secara Kreatif

 

Mengembangkan Kemampuan Berbisnis dengan Memahami

Aspek dan Konsep dari Berpikir Secara Kreatif

 

Oleh : Indah Permata Widayanti (@V11-Widayanti)

 

ABSTRAK

Dalam artikel ini menjelaskan mengenai bagaimana untuk terus mengembangkan kemampuan berbisnis kita dengan memahami aspek dan konsep dari berpikir secara kreatif. Seseorang yang memutuskan dirinya untuk menjadi wirausahawan adalah orang-orang yang mengenal potensi dan belajar mengembangkan peluang, dengan cara memiliki kemampuan untuk kreatif. Seperti yang dikatakan oleh Zimmerer (1996) bahwa dalam berbisnis merupakan suatu proses penerapan kreativitas dalam mencari peluang dari permasalahan yang terjadi di masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Kreatif menjadi salah satu kunci kesuksesan sebuah bisnis untuk memenangkan persaingan pasar. Dengan menciptakan produk yang baru dan berbeda dari produk lainnya yang akan mempunyai nilai lebih (value). Sebuah bisnis tidak akan bertahan lama apabila pelaku usahanya tidak memiliki kreativitas dalam menjalankan bisnisnya. Oleh karena itu, seorang wirausaha dituntut untuk selalu berkreatif di setiap situasi dan berani menjawab semua tantangan dengan cara mereka sendiri.

Kata kunci : Kreatif, wirausaha, bisnis, peluang


PENDAHULUAN

Pada dasarnya, wirausahawan harus mempunyai sebuah mindset atau pola pikir yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang. Seorang wirausaha selalu dianjurkan untuk memiliki pola pikir yang kreatif diluar dari kebiasaan orang pada umumnya, yang nantinya akan lebih sering menggunakan otak kanan untuk menghasilkan kreativitas-kreativitas baru. Tidak ada kata gagal bagi wirausaha untuk melakukan berbisnis, yang ada hanyalah Sukses atau Belajar.

Seorang wirausaha akan selalu berusaha untuk menjalin hubungan baik dengan semua orang, memperkaya ilmu dengan lebih banyak mengamati dan mendengarkan, serta peka terhadap peluang. Seorang wirausaha akan melihat segala sesuatu dari segi positif, mengubah kata tidak bisa menjadi bisa, sulit menjadi mudah, dan mustahil menjadi mungkin. Seorang wirausaha juga berpikir tentang hal-hal yang produktif, dengan memikirkan masa depan dan kesejahteraan masyarakat, dan menciptakan cara untuk membantu mereka yang membutuhkan. Hal itu dapat terwujud dengan mengubah mindset atau pola pikir kita dalam berbisnis.

Seiring perkembangan dan pesatnya persaingan dalam berwirausaha menuntut wirausaha untuk lebih kreatif dalam mengembangkan produk atau jasa yang dimilikinya dalam rangka menyelaraskan kebutuhan konsumen yang semakin beragam dan tanpa batas. Dalam berbisnis juga penting halnya untuk mengantisipasi era persaingan perdagangan bebas, karena itu para wirausaha harus melakukan evaluasi yang intens terhadap kualitas produk, termasuk melakukan penilaian kinerja pemasarannya.

 

PEMBAHASAN

Kreativitas Wirausaha

Kreativitas diartikan sebagai kemampuan untuk menciptakan suatu produk baru. Kreativitas juga dapat diartikan sebagai suatu proses aktivitas kognitif seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa karya baru maupun karya kombinasi yang semuanya itu relatif berbeda dengan apa yang ada sebelumnya. Berdasarkan analisis faktor, Guilford menemukan bahwa ada lima sifat yang menjadi ciri kemampuan berfikir kreatif, yaitu kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), penguraian (eleboration), dan perumusan kembali (redefinition). Sedangkan yang dimaksud dengan wirausaha adalah pionir dalam bisnis, inovator, penanggung resiko yang mempunyai penglihatan visi ke depan dan memiliki keunggulan dalam berprestasi di bidang usahanya.

Dalam konteks manajemen, peran fungsi kreativitas dalam proses inovasi merupakan pembangkitan ide yang menghasilkan penyempurnaan efektivitas dan efisiensi pada suatu sistem. Aspek penting dalam kreativitas proses dan manusia. Proses berorientasi pada tujuan yang di desain untuk mencapai solusi suatu problem, sedangkan manusia merupakan sumber daya yang menentukan solusi. Terdapat dua sumber kreatifitas yaitu pertama imajinasi dan ide, yang dimana merupakan kekuatan yang tidak terbatas. Imajinasi jauh lebih penting daripada ilmu pengetahuan dan kekuatan murni dari pikiran manusia. Kedua sifat proses kreatif, yang dimana kreativitas adalah suatu proses yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan. Setiap orang kreatif pada tingkat tertentu. Orang yang mempunyai kemampuan dan bakat dalam bidang tertentu dapat lebih kreatif dari pada orang lain. Proses kreatif lebih erat karena tidak dikembangkan secara positif dan jika mereka ingin menjadi kreatif, mereka harus belajar cara mengimplementasikan proses kreatifnya.

 

Cara Mengembangkan Kreativitas

Banyak hal yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan kreativitas. Berikut ini adalah hal yang dapat membantu mengembangkan kemampuan pribadi dalam program peningkatan kreativitas antara lain :

A.    Mengenali Hubungan

Dengan membantu meningkatkan kreativitas, kita dapat melakukan cara pandang kita yang statis terhadap hubungan orang dan lingkungan yang telah ada. Di sini kita coba melihat mereka dengan cara pandang yang baru dan berbeda. Orang yang kreatif akan memiliki hubungan intuisi untuk dapat mengembangkan dan mengenali hubungan yang baru dan fenomena tersebut. Hubungan ini nantinya akan dapat memperlihatkan ide produk dan jasa yang baru.

B.     Mengembangkan Perspektif Fungsional

Seseorang yang kreatif akan dapat melihat orang lain sebagai alat untuk memenuhi keinginannya dan membantu menyelesaikan suatu pekerjaan. Dengan cara kita harus memulainya dari cara pandang yang non konvenional dan dari perspektif yang berbeda.

C.     Gunakan Akal

Proses kreativitas meliputi pemikiran logis dan analisis terhadap pengetahuan, evaluasi, dan tahap implementasi. Jadi bila kita ingin lebih kreatif, kita harus melatih dan mengembangkan kemampuan kedua otak kita tersebut.

D.    Hapus Perasaan Ragu-ragu

Banyak kebiasaan mental yang membatasi dan menghambat untuk berpikir kreatif dalam berbisnis.

 

KESIMPULAN

            Seorang wirausaha sangat memerlukan orang-orang yang mempunyai kemampuan untuk berpikir kreatif dan cepat tanggap terhadap setiap perubahan. Bahwasanya kreativitas menyangkut keputusan-keputusan tentang apa yang anda inginkan dan bagaimana anda melakukannya dengan lebih baik. Jadi urutan tersebut melibatkan sebuah proses, bukan hanya melihat hasil akhir yang diharapkan, sehingga kita sebagai wirausaha tidak perlu merasa sangat terbebani untuk menjadi kreatif. Bagi wirausaha sangat penting memperhatikan masalah mutu, yang nantinya produk dan jasa yang dihasilkan dapat berkompetisi di pasar dan dapat bersaing dengan produk sejenis.


SARAN

            Kreativitas dapat dipandang sebagai kemampuan untuk mengembangkan ide-ide baru dan untuk menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang yang ada. Seorang wirausaha harus dituntut selalu berpikir kreatif, karena dengan selalu berpikir kreatif maka pembentukan ide-ide yang baru bermunculan yang dapat semakin menyempurnakan sesuatu yang sudah ada maupun menciptakan sebuah cara yang benar-benar baru.

 

DAFTAR PUSTAKA

Kasmir. 2006. Kewirausahaan. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Rintan Saragih. 2017. A MEMBANGUN USAHA KREATIF, INOVATIF DAN BERMANFAAT MELALU PENERAPAN KEWIRAUSAHAAN SOSIAL. Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, LMII, Indonesia.

Sahlan Sulaiman, Wasman, Multi, 1998 Dimensi Sumber Kreatifitas Manusia, Bandung, Sinar Baru.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.