September 11, 2022

Pengaruh Kepemimpinan dalam Kewirausahaan

 

Oleh: Seisha Milanisti (@V32-SEISHA)


ABSTRAK

            Kepemimpinan mempunyai peran dalam mengembangkan kinerja UMKM kuliner baik secara langsung maupun tidak langsung. Pengaruh kepemimpinan yang diterapkan dalam usaha mengindikasikan tanda keberhasilan pada masing-masing usaha. Dengan demikian, seorang pelaku atau pendiri usaha harus memiliki kepemimpinan yang baik yang dapat memandu setiap karyawan dan mengarahkannya dalam menjalankan pekerjaannya. Dalam kewiraushaan, terdapat indikator-indikator kepemimpinan yang akan berpengaruh, seperti bersifat adil, memberi sugesti, mendukung tujuan, dan bersikap menghargai. Selain itu, juga terdapat hal-hal yang dapat mengukur sikap kewirausahaan, seperti percaya diri, berani mengambil resiko, inovatif, dan berorientasi pada masa depan.

Kata Kunci: Kepemimpinan, Kewirausahaan, Indikator.               

 

PENDAHULUAN

    Sumber daya manusia mempunyai peran utama dalam setiap kegiatan organisasi atau perusahaan. Karyawan merupakan aset utama organisasi dan mempunyai peran yang strategis di dalam organisasi yaitu sebagai pemikir, perencana, dan pengendali aktivitas organisasi. Agar karyawan dapat memberikan kinerja yang baik maka dibutuhkan inovasi dalam perusahaan serta kepemimpinan dalam wirausaha yang benar. Menurut Ayu dan Agus (2008:13) Kepemimpinan adalah suatu proses dimana seseorang dapat menjadi pemimpin (leader) melalui aktivitas yang terus menerus sehingga dapat mempengaruhi yang dipimpinnya dalam rangka untuk mencapai tujuan organisasi atau perusahaan. Diantara indikator-indikator penentu kepuasan kerja, prestasi kerja, dan gaya kepemimpinan dipandang sebagai salah satu prediktor.

    Perusahaan berbasis kewirausahaan memiliki kelebihan dimana kinerja kepemimpinan memiliki ruang gerak yang lebih leluasa. Berbeda dengan perspektif organisasi secara umum dimana aspek kepemimpinan lebih dibatasi oleh pengaturan organisasi, maka beberapa aspek perusahaan berbasis kewirausahaan lebih memungkinkan memfasilitasi kemampuan pemimpin untuk mempengaruhi perubahan dan kinerja. Salah satu tanggung jawab kepemimpinan yang paling penting dan paling sulit adalah memandu dan memudahkan proses pembuatan suatu perubahan besar dalam suatu organisasi. Maka dari itu, kepemimpinan sangat berpengaruh dalam mengatur kewirausahaan.

 

PERMASALAHAN

    Dalam kewirausahaan, kepemimpinan sering kali dikaitkan dengan kinerja karyawan. Jika seorang pemimpin usaha memiliki kepemimpinan yang baik maka kinerja karyawan akan semakin meningkat. Oleh karena itu, dalam artikel ini ingin dibahas apa saja indikator kepemimpinan yang seharusanya dimiliki oleh seorang wirausahaan dan apa saja hal-hal yang dapat mengukur sikap kewirausahan.

 

PEMBAHASAN

    Pengaruh kepemimpinan yang diterapkan dalam usaha mengindikasikan tanda keberhasilan pada masing-masing usaha. Setiap orang memiliki kepemimpinan yang berbeda beda, kepemimpinan yang berhasil yaitu berawal dari efektifitas, pengambilan keputusan, kreatifitas, dinamis, perubahan, memiliki inspirasi dan menjalankan visi. Dengan demikian, kepememimpinan merupakan salah satu kunci suksesnya suatu organisasi (Siti, Nur Aisyah; Wardani, 2020).

    Menurut Wahjosumidjo (Darmawan, 2018) secara garis besar indikator kepemimpinan adalah sebagai berikut:

1. Bersifat adil; dalam kegiatan suatu organisasi, rasa kebersamaan diantara para anggota adalah mutlak, sebab rasa kebersamaan pada hakikatnya merupakan pencerminan dari pada kesepakatan antara para bawahan maupun antara pemimpin dengan bawahan dalam mencapai tujuan organisasi.

2. Memberi sugesti; sugesti biasanya disebut sebagai saran atau anjuran. Dalam rangka kepemimpinan, sugesti merupakan pengaruh dan sebagainya, yang mampu menggerakkan hati orang lain dan sugesti mempunyai peranan yang sangat penting di dalam memelihara dan membina harga diri serta rasa pengabdian, partisipasi, dan rasa kebersamaan diantara para bawahan.

3. Mendukung tujuan; tercapainya tujuan organisasi tidak secara otomatis terbentuk, melainkan harus didukung oleh adanya kepemimpinan. Oleh karena itu, agar setiap organisasi dapat efektif dalam arti mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan, maka setiap tujuan yang ingin dicapai perlu disesuaikan dengan keadaan organisasi serta memungkinkan para bawahan untuk bekerja sama.

4. Katalisator; seorang pemimpin dikatakan berperan sebagai katalisator, apabila pemimpin itu selalu dapat meningkatkan segala sumber daya manusia yang ada, berusaha memberikan reaksi yang menimbulkan semangat dan daya kerja cepat semaksimal mungkin.

5. Bersikap menghargai; setiap orang pada dasarnya menghendaki adanya pengakuan dan penghargaan diri pada orang lain.

6. Sumber inspirasi; seorang pemimpin pada hakikatnya adalah sumber semangat bagi para bawahannya.

    Menurut Suryana (Sumarga & Hadiwijaya, 2016) ada beberapa indikator yang dapat mengukur sikap kewirasusahaan di antaranya:

a.       Percaya Diri dan Optimis

Artinya memiliki kepercayaan diri yang kuat, ketidakbergantungan terhadap orang lain, dan invidualistis.

b.      Beriorientasi pada Tugas dan Hasil

Artinya kebutuhan untuk berprestasi, berorientasi pada laba, mempunyai dorongan kuat, energik, tekun dan tabah, bertekad kerja keras serta inisiatif.

c.      Berani Mengambil Risiko

Artinya menyukai tantangan dan mampu mengampil resiko yang wajar.

d.      Berjiwa Kepemimpinan

Artinya mudah beradaptasi dengan orang lain dan terbuka terhadap saran serta kritik.

e.      Keorisinilan Inovatif, Kreatif, dan Fleksibel.

f.       Berorientasi Masa Depan

       Artinya memiliki visi dan perspektif terhadap masa depan.


KESIMPULAN

    Berdasarkan pembahasan yang sudah diuraikan, kepemimpinan memiliki pengaruh dalam kewirausahaan. Jika dalam berwirausaha inigin mendapatkan hasil yang maksimal, maka seorang wirausahawan haruslah mempunyai indikator-indikator, seperti bersifat adil, memiliki tujuan, memberi sugesti positif, katalisator, menciptakan rasa aman,  sumber inspirasi, dan bersikap mengahargai. Indikator tersebut tidak hanya dipakai ketika seorang wirausahawan memiliki karyawan, tetapi juga dipakai untuk kepimimpinan diri sendiri.


DAFTAR PUSTAKA

Afia Hidayat, Atep. (2022). Modul Perkuliahaan Kewirausahaan III. Jakarta: Universitas Mercu Buana.

Andayani, I., & Tirtayasa, S. (2019). Pengaruh Kepemimpinan, Budaya Organisasi Dan Motivasi Terhadap Kinerja Pegawai. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 2(1), 45–54.

Gulo, F. P. (2022). Pengaruh Kepemimpinan Dan Kewirausahaan Terhadap Kinerja Umkm Di Kabupaten Nias Barat. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 9(1), 311–320.

Siti, Nur Aisyah; Wardani, R. (2020). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan. 1(1), 42–50.

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.