Oktober 08, 2022

KEUNGGULAN BERSAING BERPENGARUH DALAM ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN

 



Laykha Fitriani Az Zahra (@V12-LAYKHA)

ABSTRAK

Artikel ini membahas tentang Keunggulan Bersaing, Orientasi Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keunggulan Bersaing, Keunggulan Bersaing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pemasaran.Ketidakpastian dan dinamika dalam organisasi khususnya terkait dengan perubahan lingkungan bisnis dan tingkat persaingan, menuntut adanya pembaharuan strategi sehingga organisasi itu mampu memiliki daya saing atau keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Sejalan dengan itu, maka keberadaan strategi pemasaran yang berbasis pada pendekatan kapabilitas menjadi salah satu upaya dalam menghadapi kondisi tersebut. Kapabilitas pemasaran dinamis merupakan konsep penting dalam manajemen pemasaran yang mampu menghasilkan keberlanjutan keunggulan bersaing yang pada akhirnya akan tercapai kinerja perusahaan yang unggul dan menjadi organisasi yang superior di kelasnya. Meskipun sebagai konsep penting dalam ilmu manajemen pemasaran, sampai dengan saat ini penelitian terkait dengan kapabilitas pemasaran dinamis masih sebatas membahas kerangka konsep dan pengaruhnya terhadap pengembangan produk namun masih sedikit penelitian yang membahas mengenai implikasinya terhadap indikator strategis perusahaan.

 

PENDAHULUAN

Untuk mencapai kesuksesan tersebut diperlukan berbagai langkah untuk menempuhnya. Inovasi, kreatifitas, dan ide yang selalu update diperlukan dalam keberlangsungan kewirausahaan agar mampu bersaing seiring dengan era global. Dalam kewirausaahaan pasti menginginkan profit maksimal agar modal yang dikeluarkan kembali dan kewirausahaan bisa bertahan. Kewirausahaan adalah kemampuan untuk mengembangkan ide dan cara baru dalam menghadapi/memecahkan permasalahan serta kemampuan untuk mendeteksi dan menemukan sebuah peluang yang kemudian dapat diterapkannya hal-hal tersebut untuk menuju kesuksesannya.

Orientasi kewirausahaan adalah kontributor yang signifikan untuk keberhasilan suatu perusahaan (Mahmood dan Hanafi, 2013), karena keberhasilan suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh tingkat kemampuan dari kepemimpinan perusahaan yang berorientasi kewirausahaan. Perusahaan yang ingin sukses dalam kewirausahaan harus memiliki orientasi kewirausahaan (Dess dan Lumpkin, 2005). Keunggulan bersaing adalah kumpulan faktor-faktor yang membedakan

Suatu perusahaan dari pesaingnya dan memberikannya posisi yang unik dalam pasar (Zimmerer dan Scarborough, 2002: 34). Dengan memiliki keunggulan bersaing maka perusahaan akan mampu bertahan untuk melanjutkan hidup perusahaan. Keunggulan bersaing mutlak harus dimiliki oleh perusahaan/produk untuk mencapai kinerja atau sukses produk yang dihasilkan (Ekawati et al., 2016). Banyak peneliti telah menggunakan penilaian yang berbeda – beda dalam menilai keunggulan bersaing. Agha et al. (2012) menilai keunggulan bersaing dengan dua dimensi yaitu fleksibilitas dan responsiveness. Lee dan Chu (2011) menilai keunggulan bersaing dengan tiga dimensi yaitu, pengurangan biaya, eksplorasi peluang, dan pertahanan ancaman kompetitif. Zaini et al. (2014) juga menggunakan penilaian variabel keunggulan bersaing dengan tiga dimensi namun berbeda, yaitu produk yang unik, kualitas produk, dan harga bersain

 

PEMBAHASAN

Keunggulan Bersaing

 

Keunggulan bersaing diartikan sebagai strategi benefit dari pemilik   usaha yang melakukan kerjasama untukmenciptakan keunggulan bersaing yang lebih efektif dalam pasarnya.

Bharadwaj et al. (993, p.83-84) menjelaskan bahwa keunggulan bersaing merupakan hasil dari implementasi strategi yang memanfaatkan berbagai sumberdaya yang dimiliki perusahaan. Keahlian dan asset yang unik dipandang sebagai sumber dari keunggulan bersaing. Keahlian unik merupakan kemampuan perusahaan untumenjadikan para karyawannya sebagai bagian penting dalam mencapai keunggulan bersaing.

Keunggulan bersaing menurut Thomas W, Zimmer dan Norman M, Scarborough (2008 : 116) adalah sekumpulan faktor yang membedakan perusahaan kecil dari para pesaingnya dan memberikannya posisi unik di pasar sehingga lebih unggul dari pada pesaingnya.

Sedangkan menurut Porter (1990, p.03) keunggulan bersaing adalah jantung kinerja pemasaran untuk menghadapi pesaing. Keunggulan bersaing diartikan sebagai strategi benefit dari perusahaan yang melakukan kerjasama untuk menciptakan keungguln bersaing yang lebih efektif dalam pasarnya. Strategi ini harus didesain untuk mewujudkan keunggulan bersaing yang terus menerus sehingga perusahaan dapat mendominasi baik dipasar lama maupun pasar baru.

 

Orientasi Kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keunggulan Bersaing.

Keunggulan bersaing semakin ketat dengan seiringnya kemajuan segala aspek kehidupan manusia. Beberapa penelitian mengungkapkan keunggulan bersaing yang semakin kompleks menciptakan kinerja yang semakin tinggi, salah satunya pada aspek kinerja pemasaran yang menjadi ujung tombak keberlangsungan hidup perusahaan. Efek positif dari keunggulan bersaing pada kinerja telah dibuktikan oleh berbagi penelitian. Hasil penelitian Lakhal (2009) menunjukkan bahwa tingkat yang lebih tinggi dari keunggulan kompetitif dapat menyebabkan peningkatan kinerja organisasi. Keunggulan bersaing memiliki pengaruh yang positif terhadap kinerja organisasi (Agha et al., 2012). Keunggulan bersaing dapat dibuat dengan menyediakan sarana untuk mengungguli pesaing dan juga dengan memperhatikan faktor-faktor eksternal (Pardi et al., 2014), keunggulan bersaing berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Mulyana, 2014).

 

Keunggulan Bersaing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Pemasaran.

Orientasi kewirausahaan menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kinerja pemasaran. Beberapa hasil penelitian terdahulu membuktikan bahwa ada pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran. Penelitian Arief et al. (2013) menyatakan orientasi kewirausahaan berhubungan positif secara signifikan terhadap kinerja perusahaan. Temuan penelitian Mahmood dan Hanafi (2013) menegaskan bahwa orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja bisnis. Orientasi kewirausahaan memiliki hubungan positif terhadap kinerja pemasaran (Al-Saed et al., 2010). Orientasi kewirausahaan mempunyai efek positif pada kinerja UKM (Hussain et al., 2015).

Hasil penelitian Hu (2013) menunjukkan bahwa orientasi kewirausahaan positif dapat meningkatkan kinerja organisasi non profit. Orientasi kewirausahaan memiliki dampak positif pada tingkat sebuah kinerja perusahaan (Davis et al.,2010). Orientasi kewirausahaan memiliki efek positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi (Al-Dhaafri dan Al-Swidi, 2014). Pengaruh orientasi kewirausahan terhadap kinerja pemasaran menunjukkan pengaruh positif tetapi tidak signifikan (Halim et al., 2011). Ada hubungan yang signifikan antara orientasi kewirausahaan dan kinerja (Mahmood dan Hanafi, 2013).

 

KESIMPULAN

 

Suatu perusahaan dari pesaingnya dan memberikannya posisi yang unik dalam pasar (Zimmerer dan Scarborough, 2002: 34). Dengan memiliki keunggulan bersaing maka perusahaan akan mampu bertahan untuk melanjutkan hidup perusahaan. Keunggulan bersaing mutlak harus dimiliki oleh perusahaan/produk untuk mencapai kinerja atau sukses produk yang dihasilkan.

Keunggulan bersaing diartikan sebagai strategi benefit dari perusahaan yang melakukan kerjasama untuk menciptakan keungguln bersaing yang lebih efektif dalam pasarnya. Beberapa penelitian mengungkapkan keunggulan bersaing yang semakin kompleks menciptakan kinerja yang semakin tinggi, salah satunya pada aspek kinerja pemasaran yang menjadi ujung tombak keberlangsungan hidup perusahaan. Keunggulan bersaing dapat dibuat dengan menyediakan sarana untuk mengungguli pesaing dan juga dengan memperhatikan faktor-faktor eksternal (Pardi et al., 2014), keunggulan bersaing berpengaruh signifikan terhadap kinerja (Mulyana, 2014).

 

DAFTAR PUSTAKA

Alma. Bucharl(2009). Kewirausahaan. A Ifabeta. Bandung

Djodjobo, C. V., & Tawas, H. N. (2014). Pengaruh orientasi kewirausahaan, inovasi produk, dan keunggulan bersaing terhadap kinerja pemasaran usaha nasi kuning di kota Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi, 2(3).

Hajar, S., & Sukaatmadja, I. P. G. (2016). Peran Keunggulan Bersaing Memediasi Pengaruh Orientasi Kewirausahaan Terhadap Kinerja Pemasaran. E-Jurnal Manajemen Unud, 5(10), 6580-6609.

Modul Mata Kuliah Kewirausahaan 3. Universitas Mercu Buana. Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.