Oktober 22, 2022

Meningkatkan Ekonomi dengan Melakukan Investasi dalam UMKM

 

 

Oleh: Seisha Milanisti (@V32-Seisha)

ABSTRAK

Investasi merupakan sesuatu hal yang sangat penting dalam dunia usaha dikarenakan dengan investasi dapat meningkatkan perekonomian suatu perusahaan. Artikel ini bertujuan agar para investor dan pengusaha terutama yang muda dapat mempelajarinya agar bermaanfaat. Artikel ini berisi tujuan, tahapan, dan proses dalam melakukan investasi.

Kata kunci : Investsi, UMKM

 

PENDAHULUAN

UKM di Indonesia sekarang ini mulai berkembang dengan pesat. UKM sendiri kepanjangan dari Usaha Kecil dan Menengah, UKM dapat membantu mengurangi pengangguran di Indonesia. UKM pernah penyelamatkan perekonomian Indonesia saat krisis di tahun 1992 – 2000. (Manurung, Adler Haymans. 2007). Dengan banyaknya masalah ekonomi yang menerpa seperti halnya krisis ekonomi, dan era globalisasi saat ini, disektor UKM mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Maka perlu kebijakan- kebijakan yang searah dan sesuai dengan kondisi dan situasi di suatu negara. UKM harus dapat mengetahui apa yang dibutuhkan dan yang tidak dibutuhkan di suatu negara.

Di dunia bisnis dan usaha sering kali para pengusaha melakukan investasi untuk meningkatkan usahanya agar lebih baik. Banyak para pengusaha yang salah dalam melakukan investasi yang mengkibatkan usaha mereka cenderung dalam kegagalan atau bangkrut. Maka dari itu dalam melakukan investasi harus benar agar hasilnya menjadi maksimal. Investasi adalah suatu kata yang sering disebutkan dalam bidang ekonomi yang berhubungan dengan uang dan sebagainya. Kata tersebut memiliki arti harapan yaitu untuk memperoleh hasil yang lebih dari modal pada ke esokoan hari. Investasi sering kali di sama artikan dengan penanaman modal atau tanam modal.

 

PERMASALAHAN

            Saat ini, investasi sangat dibutuhkan dalam keberlangsungan bisnis. Dengan UMKM melakukan investasi, akan berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi. Untuk itu, bagaimana tahapan investasi dan faktor apa saja yang dapat meningkatkan perekonomian?


PEMBAHASAN

Investasi adalah suatu kata yang sering disebutkan dalam bidang ekonomi yang berhubungan dengan uang dan sebagainya. Kata tersebut memiliki arti harapan yaitu untuk memperoleh hasil yang lebih dari modal pada ke esokoan hari. Investasi sering kali di sama artikan dengan penanaman modal atau tanam modal. Menurut (Fabozzi, 1999) proses manajemen dalam investasi sebagai berikut :

1.      Membuat sasaran dan tujuan dari investasi

2.      Menetapkan kebijakan-kebijakan dari investasi

3.      Menetapkan strategi atau taktik portofolio dan memilih asset

4.      Mengevaluasi kinerja dari portofolio

Tujuan dari investasi sederhananya adalah demi mendapatkan keuntungan berupa uang pada masa depan. Tujuan dari investasi yang kompleks adalah untuk meingkatkan dan menjaga kesejahteraan para investor. Yaitu sama halnya dengan meningkatkan pendapatan dari yang sekarang hinnga masa yang akan datang nanti. Yang lebih khususnya lagi tujuan dari investasi adalah sebagai berikut ini:

1.      Memperoleh kehidupan yang lebih baik pada masa depan

Seseorang pasti akan selalu berpikir dalam memperbaiki kehidupan yang sekarang dengan selalu berusaha meningkatkan pendapatannya dari waktu ke waktu agar lebih baik dikemudian hari.

2.      Terhindar dari pengaruh inflasi

Dalam berinvestasi pemilihan perusahaan atau yang sebagainya, investor dapat menghidari dari risiko kerugian akibat dari dampak inflasi.

3.      Penghematan pajak

Banyak berbagai negara melakukan investasi dalam perpajakan. Hal ini dapat menghemat biaya pajak dari waktu ke waktu dengan melakukan investasi.

Sebelum melakukan investasi, para investor harus mengatahui dasar-dasar dalam melakukan Investasi. Hal tersebut bertujuan supaya para investor tidak mengalami kesulitan dalam menghadi permasalahan dalam berinvestasi. Oleh karena para investor harus mempelajarinya terlebih dahulu.

1.      Dasar dalam mengambil keputusan investasi

a.       Return

Dalam melakukan investasi, para investor pasti memikirkan modal yang sudah dikorbankan tersebut dapat kembali lagi. Maka dari itu para investor harus mempertimbangkannya terlebih dahulu. Dalam manajemen investasi, return dibedakan 2 yaitu return yang diharapkan dan return yang terjadi. Return pertama yaitu yang diharapkan memiliki arti tingkat dari return yang ingin diperoleh investor pada masa depan. Sedangkan return kedua yaitu yang terjadi memiliki arti tingkat return yang sudah didapatkan investor.

b.      Risiko

Sudah menjadi hal yang wajar para investor pasti menginginkan modalnya kembali (return). Tetapi ada hal yang lebih penting daripada memikirkan return yaitu tingkat risiko. Biasanya semakin besar tingkat risiko maka semakin besar juga return yang diharapkan. Maka dari itu yang pertama kali diperhitungkan para investor adalah risiko dalam berinvestasi karena return akan selalu mengikuti tingkat risiko.

c.       Hubungan return dan risiko

Seperti yang dijelaskan bahwa return dan risiko tidak bisa dipisahkan atau saling berhubungan satu sama lain. Hubungan antara keduanya yaitu berbanding lurus. Jika semakin besar risiko maka semakin besar juga return yang diharapkan dan begitu juga sebaliknya.

2.      Proses dalam mengambil keputusan dalam investasi

Dalam proses mengambil keputusan dalam investasi merupakan suatu proses yang sistematis dan saling berhubungan. Proses ini terjadi terus menerus sampai terjadi keptusan yang terbaik. Berikut ini proses dalam mengambil keputusan.

a.       Menentukan tujuan dari investasi

Yang pertama dalam proses mengambil keputusan yaitu menentukan tujuan kita dalam berinvestasi. Masing-masing investor memilihki tujuan tersendiri dan tidak akan sama, tetapi seperti yang dijelaskan diatas, tujuan umumnya untuk mendapatkan keuntungan dikemudian hari. Oleh sebab itu, jika investor berinvestasi dengan tujuan umum tersebut, tidak akan salah karena tujuan tersebut ialah tujuan dari rata-rata investor.

b.      Menentukan kebijakan dari investasi

Proses yang kedua yaitu menentukan kebijakan investasi dalam memenuhi tujuan yang sudah pilih tadi. Proses ini berhubungan dengan alokasi aset yang mencakup pendistribusian dana yang berbagai aset miliki misalnya saham. Para investor harus mempertimbangkan kebijakan-kebijakan yang ada seperti besar dana pendistribusian dan besar pajak yang harus ditanggung.

c.       Memilih strategi portofolio

Proses selanjutnya yaitu memilih strategi portofolio. Strategi ini memiliki dua jenis yaitu strategi portofolio aktif dan pasif. Yang pertama yaitu strategi portofolio aktif seperti aktivitas yang menggunakan informasi dan teknik peramalan aktif dalam menemukan portofolio yang efektif dan efisien.yang kedua yaitu strategi portofolio pasif seperti aktivitas investasi yang beriringan dengan kinerja pasar.

 

KESIMPULAN

Investasi ialah penanaman modal untuk memperoleh hasil yang lebih dikemudian hari. Investasi juga memiliki 2 jenis. Investasi memiliki juga memiliki hubungan erat dengan interpreneur. Investasi memiliki beberapa tujuan, yaitu memperoleh kehidupan yang lebih baik di masa depan, terhindar dari inflasi, dan penghematan pajak. Dalam melakukan investasi, haruslah mengikuti beberapa tahapan, yang pertama yaitu menentukan tujuan dari investasi, lalu menentukan kebijakan dari investasi, dan memillih strategi untuk portofolio.

 

DAFTAR PUSTAKA
Oktafia, Renny. 2017. Percepatan Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Melalui Perkuatan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) di Jawa Timur.

Tandolilin. Eduardus. Dasar – Dasar Manajemen Investasi. (Modul1 1).

Lubis, Pardamean dan Salman. Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Permintaan Investasi di Indonesia.

Nur, Azizah L. Investasi Cara Untuk Manajemen Keuangan di Masa Depan.

Wahyuningsih, Sri. Peranan UKM dalam Perekonomian Indonesia.

Sulistiawati, Rini. Pengaruh Investasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja Serta Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi di Indonesia.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.