Oktober 16, 2022

PERANAN DIGITAL MARKETING DALAM KEWIRAUSAHAAN

 

PERANAN DIGITAL MARKETING DALAM KEWIRAUSAHAAN

 

Pandemi covid 19 sudah 2 tahun melanda Indonesia. Berbagai peraturan mulai diterapkan oleh pemerintah mulai anjuran untuk selalu melakukan 3 M (mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker), adanya PSBB pada tahap awal diberitakannya covid 19 dan sekarang penerapan PPKM darurat yang dinilai untuk meminimalisir korban akibat pandemi. Akses mobilitas dibatasi, para pedagang kecil mengalami kerugian akibat penutupan ini. Dampak yang ditimbulkan dari pandemi covid 19 sangat luar biasa mulai dari sektor pendidikan, kesehatan maupun perekonomian terutama pada wirausahawan (Wahyuningsih et al., 2021). Para pelaku wirausahawan sangat mengeluhkan adanya penurunan pendapatan mereka karena dampak dari pandemi covid 19 ini. Ditambah lagi banyak pengangguran akibat adanya pengurangan karyawan pada sektor industri.

 

Wirausaha Digital

Wirausaha digital adalah subkategori dari kewirausahaan dimana organisasi tradisional yang bergerak secara fisik didigatalisasikan, sehingga wirausaha tradisional berubah dalam bentuk usaha baru di era digital (Hull et al., 2007). Wirausaha digital juga merupakan upaya mencapai peluang usaha baru melalui media baru dan teknologi internet (Davidson & Vaast, 2010).

Proses pengembangan wirausaha digital diawali dari tahap usaha pemula (start-up) yang mengembangkan ide awal untuk mendapatkan hasil dari kerja kerasnya. Terdapat tiga tahap dalam pengembangan usaha digital yaitu tahap pengembangan ide, kemudian pengembangan usaha pemula selanjutnya manajemen usaha (Le Dinh et al., 2018). Esensi dari wirausaha digital adalah pendiri usaha itu sendiri. Karena itu penting untuk mendapatkan tim pendiri usaha yang stabil dalam merintis usaha dengan tipikal percobaan (trial-error) di tahap awal. Hal penting lainnya adalah jejaring dan modal sosial pebisnis (Spiegel et al., 2016).

 

Platform Digital

Pengguna internet di Indonesia setiap tahunnya selalu bertambah. Tak heran bila banyak pengusaha yang memanfaatkan peluang ini untuk memasarkan usaha mereka kepada pengguna internet dengan sangat mudah.

Platform merupakan ruang digital yang menyediakan peluang usaha saling berhubungan baik antara pebisnis maupun dengan pelanggan (Hsieh & Wu, 2019). Platform dapat dibagi kepada tiga yaitu platform inovasi sebagaimana yang ditawarkan oleh Google, platform transaksi, seperti retail atau permintaan pelayanan online, serta platform integrasi yaitu gabungan platform inovasi dan transaksi. Dengan perumpamaan yang lebih mudah, platform digital adalah sarana atau infrastruktur untuk menggunakan aplikasi. Sehingga aplikasi merupakan salah satu hal yang mengisi platform digital.

Platform digital banyak sekali jenis dan contohnya yang bisa diterapkan langsung untuk strategi pemasaran yang mudah dan nyata hasilnya, adalah sebagai berikut:

1.      Platform digital sosial media, platform yang sering digunakan untuk bersosialisasi secara online. Termasuk menawarkan produk kepada pengguna platform yang lain.

2.      Platform digital jual beli atau marketplace, platform yang memang dibuat untuk kegiatan jual beli. Sehingga fitur terkait pembayaran, pengiriman, dan sebagainya tersedia.

3.      Platform digital basis data, yang memungkinkan pelaku bisnis menyimpan data-data perusahaan secara tersistem sehingga mudah dicari tanpa harus melihat satu per satu.

4.      Platform konten website atau CMS (Content Management System), platform yang memungkinkan pengguna mengelola konten di website. Baik itu konten pemasaran maupun profil perusahaan.

 

Fungsi Platform Digital Bagi Wirausahawan

1.      Menyebarkan Informasi Kepada Audiens pemasaran

2.      Mempermudah Proses Penawaran dan Permintaan

3.      Manajemen Pelanggan Lebih Mudah

4.      Pemberian Pelayanan Pelanggan Lebih Efektif dan Efisien


References:

Davidson, E., & Vaast, E. (2010). Digital entrepreneurship and its sociomaterial enactment. 2010 43rd Hawaii International Conference on System Sciences, 1–10.

Hsieh, Y.-J., & Wu, Y. J. (2019). Entrepreneurship through the platform strategy in the digital era: Insights and research opportunities. Computers in Human Behavior, 95, 315–323.

Hull, C. E. kur, Hung, Y.-T. C., Hair, N., Perotti, V., & DeMartino, R. (2007). Taking advantage of digital opportunities: a typology of digital entrepreneurship. International Journal of Networking and Virtual Organisations, 4(3), 290–303.

Le Dinh, T., Vu, M. C., & Ayayi, A. (2018). Towards a living lab for promoting the digital entrepreneurship process. International Journal of Entrepreneurship, 22(1), 1–17.

Spiegel, O., Abbassi, P., Zylka, M. P., Schlagwein, D., Fischbach, K., & Schoder, D. (2016). Business model development, founders’ social capital and the success of early stage internet start‐ups: a mixed‐method study. Information Systems Journal, 26(5), 421–449.

Wahyuningsih, R., Rahayu, E. P., Maulana, D., & Pratiwi, R. (2021). Pemberdayaan masyarakat jombang berbasis kewirausahaan melalui pendampingan pembuatan masker kain di masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 2(1), 50–58.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.