November 03, 2022

PERAN PELATIHAN KREATIVITAS DALAM BERWIRAUSAHA UNTUK MEMBANGUN BISNIS YANG KREATIF DAN INOVATIF

 

Oleh: Seisha Milanisti (@V32-Seisha)

ABSTRAK

            Sebuah usaha tanpa adanya kreativitas dan inovasi maka usaha yang dijalankan tidak akan pernah maju dan konsumen juga merasa bosan untukmembeli produk yang dihasilkan. Seorang wirausaha yang berperan dalam mengembangkan kekreatifan dan inovatif dalam membuat sebuah produk akan menjadi penggerak perekonomian yang cukup besar. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peran pelatihan kreativitas dalam berwirusaha untuk membangun bisnis yang kreatif dan inovatif. Dalam berwirausaha dibutuhkan usaha untuk meningkatkan kreativitas. Usaha tersebut terdiri dari: memberi izin kepada seluruh karyawan untuk membangkitkan kreativitasnya, toleransi pada kegagalan, ungkapkan rasa penasaran, memandang masalah sebagai suatu tantangan, dan adakan pelatihan kreativitas. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan kreativitas, berpengaruh untuk membangun bisnis yang kreatif dan inovatif. Selain itu, terdapat prose dalam melakukan kreativitas, yaitu meliputi: preparation, investigation, transformation, incubation, illumination, verification, dan implementation.

Kata kunci: Kreativitas, Pelatihan, Kreatif, Wirausaha

 

PENDAHULUAN

Seiring perkembangan dan pesatnya persaingan dalam berwirausaha menuntut wirausahawan untuk lebih kreatif dalam mengembangkan produk atau jasa yang dimilikinya dalam rangka menyelaraskan kebutuhan konsumen yang semakin beragam dan tanpa batas. Kewirausahaan (entrepreneurship) didesain untuk dapat mengidentifikasi, merintis, membangun dan mengembangkan usaha bisnis yang kreatif dan inovatif. Bila diimplementasikan benar-benar akan dapat menghasilkan barang, jasa dan pekerjaan yang produktif. Dalam beberapa kajian, entrepreneurship lazim diartikan sebagai suatu proses mengkreasikan sesuatu dengan menambahkan nilai yang didukung komitmen pada tim dan usaha, memperkirakan kemungkinan finansial, fisik, dan resiko sosial dan menerima hasil berupa finansial, kepuasan dan kebebasan pribadi (Pusjiastuti. E. Eny. 2013).

Kreativitas dan inovasi kewirausahaan bukan hanya terfokus pada sektor perdagangan semata, melaikan dalam segala sektor bidang usaha yang dapat memberikan penghasilan secara produktif atas usaha yang dirintis dan dikembangkan tersebut. Oleh sebab itu, seorang wirausahawan harus mempunyai karakter yang dapat mendukung jiwa kewirausahaan yang handal. Sudah menjadi keniscayaan dan merupakan ciri khas bahwa setiap suatu usaha bisnis kewirausahaan yang dibangun harus memenuhi kriteria-kritreria sebagai berikut ; kreatif, inovatif dan produktif. Ketiga kriteria ini menjadi dasar utama yang membedakannya dengan usaha-usaha bisnis yang bukan dibangun dengan kapasitas jiwa entrepreneurship. Membagun usaha bisnis kreatif dan inovatif merupakan salah satu ciri yang menonjol atau karakter dari seorang wirausaha yang handal. Dengan demikian, maka usaha bisnis yang dibangun akan dapat tumbuh kembang secara terus-menerus menuju kesuksesan.

 

PERMASALAHAN

Seorang wirausaha dalam mendirikan perusahaan tidak untuk satu atau dua tahun saja, tetapi kelangsungan usaha tersebut harus berlangsung terus, kalau bisa sampai ke anak cucu dapat menikmati hasil usahanya tersebut. Untuk mewujudkan hal itu salah satu caranya adalah selalu membuat kreativitas dan inovasi. Hal ini akan membuat apa yang dihasilkannya selalu serasi dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Sehingga produk atau jasa yang dihasilkan laku di pasaran dan akan menghasilkan laba bagi perusahaan, dan kelangsungan perusahaan dapat menjadi stabil dan panjang. Oleh karena itu, bagaimanakah peran pelatihan kreativitas dalam berwirausaha, sehingga dapat terus membangun usaha yang kreatif dan inovatif?

 

PEMBAHASAN

Kreativitas menurut (Rusdiana, 2014) adalah sebagai keahlian untuk membuat ide-ide baru dan menemukan metode-metode baru dalam melihat suatu masalah dan peluang. Jadi kreativitas merupakan keahlian seseorang dalam membuat ide-ide atau gagasan-gagasan dengan berpikir kreatif untuk membuat sesuatu yang baru. Sehingga ide yang ditemukan tersebut dapat menyelesaikan masalah-masalah yang ada dalam masyarakat dan menciptakan peluang untuk menghasilkan laba dari usahanya tersebut. Inovasi menurut Goman (Rusdiana, 2014) adalah penerapan secara praktis ide kreatif. Inovasi dapat diwujudkan dengan adanya kreativitas yang cukup tinggi. Banyak perusahaan yang maju dan berkembang sampai detik ini karena melakukan kreativitas dan inovasi.

Dari penjelasan di atas, seorang wirausahawan haruslah bisa meningkatkan kreativitasnya guna kemajuan dalam bisnis yang dijalankan. Terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan seorang wirausahawan untuk meningkatkan kreativitasnya menurut (Alma, 2017), yaitu:

a.       Memberi izin kepada seluruh karyawan untuk membangkitkan kreativitasnya

b.      Toleransi pada kegagalan

c.       Ungkapkan rasa penasaran

d.      Memandang masalah sebagai suatu tantangan

e.      Adakan pelatihan kreativitas

Pada poin terakhir disebutkan, bahwa pelatihan kreativitas dapat meningkatkan kreativitas wirausahawan. Sudah seharusnya wirausahawan melakukan pelatihan kreativitas untuk dirinya sendiri maupun untuk karyawan agar ide-ide baru dapat tercipta guna kemajuan bisnis dan memenuhi kebutuhan konsumen. Setelah melakukan pelatihan kreativitas, kreativitas tidak langsung otomatis timbul begitu saja. Namun, terdapat proses kreativitas menurut (Alma, 2017) yang terdiri dari:

a.       Preparation

b.      Investigation

c.       Tranformation

d.      Incubation

e.       Illumination

f.       Verification

g.      Implementation

 

KESIMPULAN

Dua kata yang selalu bergandengan dalam dunia bisnis, yaitu kata kreativitas dan inovasi. Kreativitas yaitu berkaitan dengan ditemukannya ide-ide baru tentang suatu produk dan inovasi adalah bagaimana cara mengimplementasikan kreativitas tersebut. Jika seorang wirausahawan dapat menjalankan usahanya dengan cara kreatif dan inovatif, usaha tersebut akan terus berkembang dan mengalami kesuksesan. Usaha untuk meningkatkan kreativitas terdiri dari:  memberi izin kepada seluruh karyawan untuk membangkitkan kreativitasnya, toleransi pada kegagalan, ungkapkan rasa penasaran, memandang masalah sebagai suatu tantangan, dan adakan pelatihan kreativitas. Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan kreativitas, berpengaruh untuk membangun bisnis yang kreatif dan inovatif. Selain itu, terdapat prose dalam melakukan kreativitas, yaitu meliputi: preparation, investigation, transformation, incubation, illumination, verification, dan implementation.

 

DAFTAR PUSTAKA

Alma, B. (2017). Kewirausahaan untuk mahasiswa dan umum. Bandung: Alfabeta. 

Hadiyati, E. (2011). Kreativitas dan Inovasi Berpengaruh terhadap Kewirausahaan Usaha Kecil. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 13(1)

Hidayat, Atep Afia. (2022). Modul Pembelajaran Kewirausahaan III. Jakarta: Universitas Mercu Buana.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.