November 13, 2022

Strategi Menciptakan Lingkungan Kerja yang Sehat dan Harmonis dengan Employee Engagement

 

Oleh    : @V23-Ellyza

ABSTRAK

            Pada umumnya, karyawan Indonesia memiliki durasi bekerja yang tidak sebentar. Lamanya waktu kerja merupakan salah satu faktor yang dapat membuat pekerja atau karyawan merasa tidak nyaman, hingga stress yang akan berdampak pada keluarnya karyawan tersebut dari perusahaan tempat ia bekerja. Untuk mencegah hal tersebut, diperlukan adanya strategi atau metode yang dapat mempertahankan karyawan dan juga menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan harmonis. Disini lah fungsi dari Employee Engagement. Selain untuk mempertahankan karyawan, employee engagement juga berfungsi untuk memberikan dorongan positif bagi pekerja.

Keyword         : Karyawan, Employee Engagement, Lingkungan Kerja


PENDAHULUAN

            Seperti yang kita ketahui bahwa dunia pekerjaan memiliki waktu produktif yang dapat dikatakan cukup panjang. Menurut data, baik UU Ketenagakerjaan maupun UU Cipta Kerja, keduanya sama-sama menetapkan dua jenis aturan jam kerja karyawan sesuai depnaker yang bisa digunakan oleh perusahaan di antaranya: 7 jam dalam sehari atau 40 jam dalam satu minggu untuk 6 hari kerja dengan 1 hari istirahat dalam 1 minggu. Bukan merupakan durasi yang singkat bagi seorang pekerja. Hal tersebut tentunya dapat menjadi salah satu faktor penunjang stress bagi karyawan apabila tidak dikelola dengan baik. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya stress pada karyawan ialah dengan melakukan employee engagement yang bisa dilakukan melalui berbagai macam cara, seperti kegiatan motivasi.

            Employee engagement cukup penting dilakukan sebuah perusahaan karena dengan adanya employee engagement dapat memberikan dorongan positif berupa motivasi kepada para pekerjanya. Selaian itu, adanya employee engagement merupakan salah satu wujud upaya yang dilakukan sebuah perusahaan untuk dapat mempertahankan karyawannya. Banyak cara yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam upaya menerapkan employee engagement, salah satunya ialah memberikan motivasi dan apresiasi. Memotivasi pekerja untuk dapat lebih aktif dan produktif disertai dengan kegiatan penunjang perkembangan karyawan seperti workshop atau pelatihan merupakan contoh kegiatan employee engagement yang efektif. Selain itu, pemberian apresiasi kepada karyawan berprestasi maupun kepada karyawan lain saja atas kerja keras mereka juga dapat dilakukan guna mempertahankan karyawan dan menciptakan lingkungan kerja yang sehat.


PERMASALAHAN

            Dari uraian di atas, maka terdapat beberapa permasalahan yang akan dibahas pada artikel kali ini, yaitu :

1.      Apa yang dimaksud dengan employee engagement ?

2.      Apa saja manfaat dari employee engagement ?

3.      Contoh penerapan employee engagement pada bisnis pribadi (Wedding Organizer)


PEMBAHASAN

1.      Pengertian Employee Engagement

Keterikatan karyawan (Employee Engagement)  adalah komitmen emosional karyawan pada organisasi dan tujuannya. Komitmen emosional ini berarti karyawan benar-benar peduli tentang pekerjaan dan perusahaan mereka. Mereka tidak bekerja hanya untuk gaji, atau hanya untuk promosi, tetapi bekerja atas nama tujuan organisasi (Kruse, 2012). Definisi berbeda diungkapkan oleh Thomas (Henryhand, 2009) yang menyatakan bahwa employee engagement direpresentasikan sebagai hubungan dua arah antara pegawai dan organisasi dimana kedua pihak ini sadar akan kebutuhan satu sama lain dan bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Dari berbagai definisi yang dikemukakan oleh beberapa tokoh di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa employee engagement adalah bentuk ekspresi fisik, kognitif, dan emosi yang penuh dan positif yang diberikan pegawai terhadap pekerjaan dan organisasi.

 

2.      Manfaat Employee Engagement

1)      Dapat mempertahankan (retention) karyawan sangat  tinggi.

Ø  Istilah Employee Retention adalah memepertahankan karyawan yang mempunyai                               keterampilan dan keahlian dalam sebuah perusahaan. Hal ini dianggap penting karena Employee Retention dapat digunakan sebagai solusi dalam  meminimalisi turnover karyawan dan meningkatkan kenyamanan karyawan di perusahaan.

2)      Dapat meningkatkan kepuasan pelanggan.

Ø  Hal ini dikarenakan ketika karyawan sudah merasa  nyaman, tenteram dan tercukupi baik fsik maupun mental maka hal ini akan berdampak baik bagi pelayanan yang bisa diberikan kepada pelanggan. Sehingga akan mencapai salah satu visi dan misi perusahaan yaitu meningkatkan kepuasan pelanggan.

3)      Employee Engagement dapat memperkuat budaya dan komitmen perusahaan.

Ø  Setiap perusahaan pastinya akan memiliki budaya dalam menjalankan bisnisnya. Budaya perusahaan ini harusnya berisi nilai-nilai dan kebiasaan positif yang membawa aura baik setiap melaksanakan suatu pekerjaan dalam perusahaan. Sebagai contoh contoh budaya berdoa bersama sebulan sekali, budaya menjaga kebersihan lingkungan perusahaan, dan sebagainya

4)      Employee Engagement menjadi gejala awal dari kesuksesan.

Ø  Dikatakan gejala disini adalah perkiraan kesuksesan yang akan diraih oleh perusahaan karena menerapkan employee engagement dengan baik. Hal ini dibenarkan oleh para ahli karena ketika karyawan mempunyai kepuasan batin dan selalu bersikap positif maka aura disekitar karyawan akan terbawa positif hingga dapat memunculkan semangat bekerja sehingga mampu mencapai visi, misi, dan tujuan yang telah ditetapkan  perusahaan.

 

3.      Penerapan employee engagement pada bisnis pribadi (Wedding Organizer)

Dalam penerapan bisnis pribadi, saya bersama tim saya selalu berusaha menerapkan employee engagement guna mempertahankan karyawan, memberikan kenyamanan bekerja bagi karyawan, serta menciptakan lingkungan kerja yang berorientasi kekeluargaan. Hal tersebut saya lakukan dengan melakukan berbagai macam kegiatan seperti :

1)      Mengadakan acara Gathering dan Outbound

Acara tersebut diadakan dengan tujuan mempererat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan antar karyawan dan team. Acara gathering dan outbound ini juga dijadikan sebagai ajang berlibur dari rutinitas sehari – hari

2)      Mengadakan acara buka puasa bersama

Mengadakan acara buka puasa bersama ketika bulan ramadhan guna menjaga hubungan baik antar karyawan dan mempererat rasa kekeluargaan.

3)      Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengadakan Gathering dan lomba – lomba



Mengadakan outbound pada hari kemerdekaan Republik Indonesia serta mengisi kegiatan dengan bermain dan melakukan perlombaan tradisional seperti balap karung, dan sebagainya. Acara ini diadakan guna menjalin hubungan baik antar karyawan ataupun team


KESIMPULAN

Employee engagement merupakan salah satu hal yang cukup penting dilakukan oleh perusahaan kepada karyawannya. Selain dapat mempertahankan karyawan, employee engagement ini juga dapat memberikan dorongan positif kepada pekerja sehingga dapat  merasa nyaman ketika berada di lingkungan kerja. Employee engagement ini juga saya terapkan dalam bisnis pribadi saya yang bergerak di bidang wedding organizer, dimana saya melaksanakan beberapa kegiatan yang dapat mempertahankan karyawan, mempererat hubungan kekeluargaan antar karyawan atau team serta membangun lingkungan kerja yang sehat dan harmonis.

 

DAFTAR PUSTAKA

Budiastuti, Wulansari. 2022. Modul Kewirausahaan 3 : Creating an Organizational Culture that Encourages Employee Motivation and Retention. Dalam : https://umb-post.mercubuana.ac.id/mod/resource/view.php?id=444459

Yudi Muliawan1 , Badia Perizade2 , & Afriyadi Cahyadi3. 2017. PENGARUH KETERIKATAN KARYAWAN (EMPLOYEE ENGAGEMENT) TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT. BADJA BARU PALEMBANG. Dalam : file:///C:/Users/X441B/Downloads/5293-11604-1-PB.pdf

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.